SAJAK HENNY WIDYANING FATMASARI


ilustrasi:google

 

Sajak Renjana


Hari ketika sampanmu bersauh ke muara,

aku kidungkan pada denyut ilalang cerita tentang kita ;

cinta yang jera merapat sebelum singgah di dermaga

Fatamorgana menggiring kita pada

kering yang belum bersua gerimis di tepian dirgantara


Dari balik julang pepohonan, aku mencuri wajahmu

Menikmati sedikit waktu yang terus membelenggu

Agar aku bisa terus mencintai dalam semu

Sebelum hilang tubuh dirajam sembilu


Kaki-kaki telanjangmu kini berlumur lumpur

Tenggelam di pelupuk rawa beraroma jamur

Peluh kau biarkan mengalir deras sekujur tubuh

Menjaring ikan-ikan dari jala yang tak lagi utuh


Kilau matahari menyengat pori-pori darahku

Bangkitkan raga dari mimpi-mimpi panjangku

Ruas-ruas jemariku masih menengadah malu

Pintaku, aku tercipta untukmu


Namun selamanya aku tiada bagimu

Sebatas belukar, di antara kepungan bakau



Cilacap, 2021





Tentang Penulis

Henny Widyaning Fatmasari. Berdomisili di Cilacap, Jawa Tengah. Mengajar bahasa Inggris di SD Al-Irsyad 01 Cilacap. Ibu dari 4 orang anak. Bergiat di komunitas COMPETER Indonesia dan KEPUL (Kelas Puisi Alit).

11 Komentar

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama