
Sajak Renjana
Hari ketika sampanmu bersauh ke muara,
aku kidungkan pada denyut ilalang cerita tentang kita ;
cinta yang jera merapat sebelum singgah di dermaga
Fatamorgana menggiring kita pada
kering yang belum bersua gerimis di tepian dirgantara
Dari balik julang pepohonan, aku mencuri wajahmu
Menikmati sedikit waktu yang terus membelenggu
Agar aku bisa terus mencintai dalam semu
Sebelum hilang tubuh dirajam sembilu
Kaki-kaki telanjangmu kini berlumur lumpur
Tenggelam di pelupuk rawa beraroma jamur
Peluh kau biarkan mengalir deras sekujur tubuh
Menjaring ikan-ikan dari jala yang tak lagi utuh
Kilau matahari menyengat pori-pori darahku
Bangkitkan raga dari mimpi-mimpi panjangku
Ruas-ruas jemariku masih menengadah malu
Pintaku, aku tercipta untukmu
Namun selamanya aku tiada bagimu
Sebatas belukar, di antara kepungan bakau
Cilacap, 2021
Tentang Penulis
Henny Widyaning Fatmasari. Berdomisili di Cilacap, Jawa Tengah. Mengajar bahasa Inggris di SD Al-Irsyad 01 Cilacap. Ibu dari 4 orang anak. Bergiat di komunitas COMPETER Indonesia dan KEPUL (Kelas Puisi Alit).

Keren kak Heny
BalasHapusBanyak love deh kak
HapusBerkat support mbak Riami, kak Mois dan teman2 Ruang Kata 😍
Hapus👍
BalasHapusThank you mbak Din
HapusKeren banget😍
BalasHapusMakasih kak 😊
HapusAku suka semangatmu, selalu
BalasHapusmantabz,..sukses selalu untuk karya2 nya...
BalasHapusmantabz,..sukses selalu untuk karya2 nya...
BalasHapusKeren mb Henny. aku padamu..😍
BalasHapusPosting Komentar