This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Benarkah TGB Menggunakan Buzzer Jahat?

buketinkapass.com-Hari ini, saya coba iseng-iseng untuk klik di google dengan kata kunci “buzzer jahat”. Alangkah kagetnya saya menemukan bahwa, di halaman pertama mesin pencarian terbesar di dunia itu dari urutan pertama sampai terakhir isinya adalah berita tentang tuduhan oknum Partai Demokrat yang menyebut TGB memelihara atau menggunakan buzzer jahat di sosial media. Padahal, sampai saat ini, tuduhan itu tidak benar dan memang tidak benar.

Komentar dari oknum petinggi demokrat yang kemudian dimuat di media online tentang tuduhan TGB menggunakan buzzer jahat tersebut bermula saat warga net memenuhi kolom komentar akun FB SBY, AHY, dan DPP Demokrat dengan kata TGB. Setiap kali ada postingan baru dari ketiga akun tersebut, kolom komentarnya selalu dipenuhi oleh warga net yang menyuarakan tentang TGB.

Jika kita cermati dengan seksama, akun-akun yang memenuhi kolom komentar tersebut bukan merupakan akun robot. Itu akun asli dan orangnya ada. Rata-rata berasal dari akun-akun relawan TGB yang tersebar di seluruh Indonesia. Apakah mereka dibayar? Tidak ada yang membayar mereka. Itu semua murni inisiatif dari para relawan yang merindukan sosok pemimpin Indonesia bernama Tuan Guru Bajang (TGB).

Bahkan! Jika kita perhatikan berbagai obrolan di sosmed, tak sedikit para warga net yang berkomentar bahwa mereka akan bersiap mengorbankan waktu, tenaga, fikiran, dan keuangan mereka untuk perjuangan TGB. Apakah ini yang dikatakan sebagai buzzer jahat?

Sebagai masyarakat biasa yang juga penggemar TGB, sayapun sangat tidak terima dengan tuduhan yang dilontarkan oleh oknum petinggi parta berlambang Mercy tersebut. Saya kemudian berdiam sejenak mencoba merenungkan kenapa oknum partai yang dinakhodari mantan presiden RI dua periode, SBY itu sampai tega melontarkan tuduhan jahat seperti itu.

Bukankah TGB juga seorang kader Partai Demokrat? Tak hanya seorang kader biasa. TGB juga merupakan salah satu Majlis Tinggi Partai Demokrat. Bukankah bagus apabila ada kader partai yang namanya selalu disebut-sebut sebagai calon pemimpin Indonesia oleh masyarakat Indonesia? Salahnya dimana? Jahatnya dimana?

Kembali ke masalah mesin pencarian google yang menempatkan tuduhan buzzer jahat kepada TGB. Saya pikir, ini tidak terjadi secara alamiah. Pasti ada kerja yang memang didesain rapi secara profesional menggunakan SEO. Hal ini untuk memframing bahwa TGB benar-benar menggunakan buzzer jahat. Lantas, siapa yang sebenarnya yang jahat? Apakah para relawan yang rindu dipimpin TGB, tak kenal lelah terus menyuarakan TGB sebagai the next Presiden Indonesia ini dikatakan jahat ataukan mereka para oknum yang menuduh TGB menggunakan buzzer jahat? Mari kita berikan publik yang menilai.

||aditya

Puisi Yogismemeth


aku pernah

aku pernah mengenal luka, seperti rambutmu yang lebat
aku pernah mengenal luka. seperti
jumlah darah dalam tubuhmu
dan lukaluka telah lindap pada malam ketika kau menggendong boneka panda itu

zizi. ingatkah kamu, ketika malam purnama sabtu waktu itu? ramadhan, dimana kita habiskan waktu
entah, kemudian kau menjadi asing. serupa jarak hongkong dengan kota kecilku
dan aku selalu bertanya, mengapa kita tidak menjadi dua tangan saja. berbeda tetapi melengkapi
setidaknya, demikian perempuan yang aku pernah akrabi

malam ke seratus
seingatku,

setelah bulan genap kau akan pulang

dan kita bersepakat menyulam pilu

jadi rindu


entah pada malam ke seratus itu

Sanggeng Sebagai Pilot Projek Keamanan untuk kecamatan selong di Tingkat Kabupaten

buletinkapass.com-Sejumlah 50 orang pemuda Pancor Sanggeng mempersiapkan diri sebagai pilot projek oleh kapolsek Lombok Timur, selasa 03/18.

Dalam pertemuan yang digelar di Mushollah Baitul Falah, Pancor Sanggeng tersebut dihadiri oleh Kapolsek Kec. Selong.

Dalam penyampaiannya, Kanit Linmas Kec. Selong M. Subai menyampaikan bahwa untuk wilayah Sanggeng sangat dibutuhkan keamanan yang ekstra atau darurat poskamling. ucapnya
"banyak kasus kehilangan dan yang paling besar adalah di Sanggeng" (tegasnya)

"kita perlu memiliki sebuah kekompakan dan kebersamaan maka akan terbentuk sebuah wadah sebagai poros untuk mempermudah segala akses, baik informasi atau apapun bagi warga luar untuk mempermudah warga lain yang memerlukan bantuan" (lanjut Subai)

Sementara itu Kapolsek Kec Selong, Junaidi menyampaikan pentingnya kegiatan sosial bagi masyarakat yang menyangkut masalah keamanan.

"sanggeng ini memiliki jumlah kos yang sangat besar, oleh karena itu jika masyarakat mampu menjaga wilayah mereka sendiri. maka bisa jadi ke depannya, jumlah anak kos menjadi. meningkat, bahkan orang akan rela membayar mahal. jika mereka merasa wilayah tersebut aman" (ujarnya)

||ysm

Baret Gelar Deklarasi Dukungan TGB RI I

sinarlima.com-Barisan Relawan Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi atau Baret, di Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar deklarasi dukungan kepada TGB untuk maju Pilpres 2019.

Deklarasi dukungan ini dilaksanakan di Jalan Udayana, Mataram, NTB, dengan orasi dan juga penandatangan dukungan di kain putih."TGB Presiden, TGB Presiden," begitu terdengar pekikan para relawan. 
Koordinator BARET NTB, Wardiati mengatakan, deklarasi ini digelar secara serentak di 514 kabupaten/kota di 34 provinsi seluruh Indonesia. Wardiati mengatakan, TGB dengan sejumlah keberhasilan selama memimpin NTB pantas maju dalam kancah nasional. Wardiati berharap TGB mampu membawa Indonesia menjadi lebih baik, aman, dan damai.

"Deklarasi hari ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia, dan kami minta partisipasi masyarakat tandatangan sebagai bentuk dukungan kepada TGB untuk maju pada Pilpres 2019," kata Wardiati kepada Republika di Jalan Udayana, Mataram, NTB, Ahad (11/3).

"para relawan, tidak terpaku apakah TGB akan maju sebagai Calon Presiden atau Calon Wakil Presiden. Yang terpenting, kata Wardiati, relawan terus berikhtiar mendukung dan mengenalkan TGB kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia". ucapnya

"Pokoknya beliau (TGB) harus bisa maju ke pentas nasional dan membawa Indonesia lebih baik," tegasnya.

Deklarasi ini tak hanya dihadiri masyarakat NTB, melainkan dari Bali. Razikin contohnya. Warga Karangasem, Bali, itu rela menempuh perjalanan selama empat hingga lima jam di laut menggunakan kapal untuk bisa datang ke Mataram menghadiri deklarasi mendukung TGB.

Razikin berharap semangat ini bisa terus menguat dalam memperjuangkan TGB maju ke pentas nasional. Menurut Razikin, barisan relawan TGB di Bali juga sudah terbentuk dan akan berkoordinasi dengan tim relawan TGB lain yang ada di seluruh Indonesia.

||ysm

Kapolres Lombok Timur Gelar Operasi Gatarin

buletinkapass.com-Puluhan polisi dari kesatuan lantas (satlantas) Kabupaten Lombok Timur menggelar Operasi Gatarin, senin 03/18.

Kegiatan yang dilaksanakan di jalan Pahlan perapatan jalan tersebut dimulai sejak pukul 8:00 wita hingga selesai dan dihadiri langsung Kapolres Lombok Timur.

Dalam keterangannya saat di konfirmasi di lokasi operasi gatarin kapolres Lombok Timur M. Eka Fathur R menerangkan bahwa ini merupakan kegiatan dalam rangka operasi keselamatan namanya, operasi keselamatan gatarin 2018 dari fungsi yang dikedepankan lalu lintas, tujuannya itu tidak lain untuk mensukseskan, menertibkan masyarakat tertib lalu lintas. Kegiatan ini berlangsung selama 21 hari, kegiatan-kegiatan kampanye, kegiatan-kegiatan pendidikan lalu lintas. Ucapnya


“kita menghimbau kepada seluruh pengguna yang menggunakan jalan, baik pengguna roda dua dan roda empat untuk tertib berlalu lintas untuk mencerminkan budaya Indonesia” (lanjutnya)

Saat ditanya tentang angka kecelakaan di Lombok Timur, ekan menerangkan “kalau angka kecelakaan relative ya. Tetapi ya, setiap hari pasti ada kecelakaan. Untuk korban yang meninggal dunia tidak terlalu  tinggi, luka-luka ringan saja, walaupun ada juga yang meninggal dunia. Apakah itu off control, kecelakaan sendiri atau juga mungkin tabrakan tumbukan dua kendaraan. Karena mengingat perkembangan jumlah kendaraan di Lombok Timur ini sangat pesat dimana untuk sarana fasilitas jalan tidak bertambah. Ini yang diantisipasi kita untuk mensosialisasikan tertib lalu lintas. Terang Eka

“operasi ini akan dilaksanakan selama 21 hari dan sudah satu minggu kita laksanakan” (tegasnya)
Tentang lokasi operasi gatarin Eka menerangkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan di seluruh wilayah, di Polda NTB. Terang Eka.

Tentang kesatuan mana saja yang terlibat, eka menerangkan bahwa dikedepankan ini fungsi lalu lintas masing-masing, dan melibatkan dari kesatuan DLLAJ. Disamping giat simpatik seperti ini dilaksanakan juga giat penegakan hokum. Penegakan hukum itu dalam arti yang melanggar akan dilakukan denda tilang. Ini diingatin supaya member efek jera kepada pengguna yang tidak tertib. Tidak tertib membawa surat-surat, tidak tertib menggunakan helm, tidak tertib memasang atribut kendaraannya. Tegas Eka

Sementara itu, Eka menerangkan tentang besaran denda yang akan diterima oleh pelanggar bahwa jumlahnya relative tergantung dari pelanggarannya. Kita juga kadang melakukan kerjasama dengan kejaksaan melakukan sidang di tempat langsung, supaya evisiensi kepada pengguna jalan tidak terlalu memakan waktu untuk mengurus tilang

Tentang kelengkapan surat-surat, Eka mengakatan Alhamdulillah, kalau untuk surat-surat dan kelengkapan lainnya masyarakat Lombok Timur sudah memiliki tingkat kesadaran 90%, namun tetap kita ingatin setiap saat untuk memaksimalkan warga dari Lombok Timur untuk tertib berlalu lintas. Tegas Eka


||ysm

HM. syamsul Lutfi, KPU Terkesan Tidak Adil

sinarlima.com-HM. syamsul Lutfi saat ditemui di rumahnya, sabtu 03/18 menanggapi tentang kebijakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang pemasangan ATK kampanye masing-masing calon bupati dan wakil bupati

Saat ditanya oleh awak media tentang tanggapannya mengenai kebijakan tersebut HMSL mengatakan, kebijakan tersebut terkesan tidak adil. Seharusnya KPU yang memasang baliho tersebut bukan dari pihak tim karena itu akan berakibat pada siapapun yang duluan mendapat atk, maka mereka akan lebih dulu mendapat posisi strategis" (tegasnya)

"hal itu juga akan mengakibatkan keributan apabila satu tim dengan tim lain bertemu saat pemasangan" (lanjutnya)

||ysm