This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Ungkap Kasus Narkoba Terbesar: 203 KG Sabu dan 404.491 Butir Ekstasi Berhasil Diamankan


buletinkapass.com--Kerjasama Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Riau bersama Direktorat Intelkam dan Polres Dumai berhasil menggulung 16 tersangka komplotan narkoba dengan barang bukti sebanyak 203 kilogram sabu dan 404.491 butir pil ekstasi disita hanya dalam kurun waktu 4 hari saja (11-14 September 2022).

Ini merupakan prestasi terbesar yang diraih Polda Riau dalam pengungkapan kasus narkoba.


Kapolda Riau Irjen Moh Iqbal didampingi Dir Narkoba, Dir Intelkam, Kabid Humas, Kabid Propam dan Kapolres Dumai pada konferensi pers yang digelar dihalaman mapolda Riau pada Senin sore (19/9/2022) mengatakan keberhasilan pengungkapan tersebut sebagai bukti jajarannya tetap menyatakan perang terhadap pengedar narkoba diwilayahnya.


“Tergelar barang bukti sabu 203 kg dan 404.491 butir ekstasi yang berhasil kita sita dari kasus penyalanggunaan tindak pidana narkoba. 203 kg sabu ini terdiri dari kasus TKP pertama yaitu di Taman Karya Pekanbaru, kita melaksanakan upaya paksa tentunya melalui proses penyelidikan. Tim Ditresnarkoba bekerja sama dengan Dit Intelkam berhasil mengungkap 100.000 butir ekstasi dan 100 kg sabu dengan 10 tersangka yang ada di belakang saya ini pada hari Minggu 11 september 2022,” terangnya.


“TKP kedua yaitu dihotel Holywood dan perumahan Griya Citra Pekanbaru pada esokan harinya (Senin 12 september 2022) diamankan 11 kg sabu dengan 4 tersangka ini dilakukan oleh Tim Ditresnarkoba. Dan menyusul hari Rabu 14 september 2022, TKP di Bandar Laksamana Bengkalis, giliran Tim Satuan Reserse Narkoba polres Dumai berhasil  menyita 92 kg sabu dan 304.491 butir ekstasi dari 2 tersangka,” urai lanjutnya.


Mantan Kadiv Humas Polri tersebut mengatakan bulan ini saja (September), Tim dijajarannya telah mengungkap lebih dari 250 kg sabu dan beberapa ratus ribu ekstasi.


“Ini menunjukkan bahwa kita terus berperang dengan pengedar narkoba, dan ini juga menunjukkan bahwa tim Polda Riau terus melakukan kinerja yang sangat luar biasa. Lebih dari 500 kg sabu berhasil diungkap semenjak saya disini,” tegas mantan Kapolda NTB tersebut.


“Sengaja saya ekspose disini (depan Mapolda) untuk menunjukkan bahwa mulai hari ini Polda Riau terus berperang secara masiv kepada mengedar narkoba. Kita proses tegas dan terukur serta tidak ada toleransi bagi pelaku narkoba, kita harus perangi bersama, para pengedar gelap narkoba gelap ini,” tegasnya.


Irjen Iqbal mengakui pihaknya terus melakukan upaya preentif, preventif secara terus menurus termasuk kerjasama dengan negeri jiran Malaysia.


“Dalam waktu dekat kita akan melakukan koordinasi dengan kepolisian negara Malaysia, untuk terus  mengurangi masuknya barang barang haram ini ke wilayah kita,” tutupnya.

Hasil Operasi Jaran Renjani 2022, 137 Kasus Kejahatan Jalanan Berhasil Dibereskan


buletinkapass.com--Operasi Jaran Rinjani 2022 yang dimulai pada 29 Agustus 2022 hingga 11 September 2022 telah selai di laksanakan oleh Polresta Mataram beserta Polsek Jajaran.


Dalam menyampaikan hasil Operasi yang dilaksanakan selama 14 hari tersebut, Polresta Mataram menggelar Konferensi pers yang dipimpin langsung Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa, SIK. M.H., di Gedung Wira Pratama Polresta Mataram, (20/09).


Mendampingi Kapolresta Mataram dalam kegiatan tersebut, Kasat Reskrim Polresta Mataram, Wakasat Reskrim Polresta Mataram, Kapolsek Sandubaya, Kapolsek, Mataram, Kapolsek Ampenan, Kapolsek Pagutan Kapolsek Gunungsari, Kapolsek Narmada, Kapolsek Lingsar, kasi Humas Polresta Mataram.


BACA JUGA: rumah meledak pria umur 64 mati


Kapolresta Mataram menjelaskan bahwa selama operasi Jaran Rinjani 2022 Polresta Mataram beserta 7 jajaran Polsek berhasil mengungkap 137 kasus kejahatan jalanan seperti yang diinstruksikan dalam operasi Jaran Rinjani 2022.


137 kasus tersebut lanjut Mustopa, berhasil mengamankan 163 tersangka pelaku serta 128 unit Barang Bukti.


"Diantaranya kasus Curat 113, kasus Curas 11, serta Curanmor 13. Sedang tersangka yang diamankan dari seluruh kasus tersebut yaitu 163 orang tersangka,"jelas Mustofa.


Sedangkan ke 128 barang bukti yang berhasil diamankan berupa Handphone sebanyak 81, tabung gas 3 Kg sebanyak 12, Sepeda motor sebanyak 27,  kompor gas dan mesin giling masing-masing 2, serta beberapa peralatan rumah tangga.


"Dari keseluruhan kasus tersebut bila dilihat jenis perkara, kerugian, serta pelaku dan atas banyak pertimbangan setelah melalui pemeriksaan dan sesuai Peraturan Kapolri nomor 8 tahun 2022,  ada 81 kasus yang diselesaikan melalui Restorative Justice (RJ),"jelas Kapolresta.


Pada kesempatan itu Kapolresta juga menjelaskan bahwa setelah selesai proses pemeriksaan dan ataupun sidang maka seluruh barang bukti yang ada akan di kembalikan ke pemilik masing-masing.


"Kami akan gelar konferensi pers saat pengembalian barang bukti kepada pemilik. Namun tunggu semua proses telah diselesaikan," tutup Mustofa.

Diduga Bocor, Rumah Meledak, Pria Umur 64 Jadi Korban


buletinkapass.com--Diduga akibat kebocoran tabung gas api melalap sebuah rumah yang berbahan dari bambu di Dusun Batu Entek, Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupten Lombok Tengah, pada Selasa 20 September 2022 sekitar pukul 08.40 wita.


Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Jonggat IPTU Bambang Sutrisno.


Kapolsek menyampaikan Identitas korban atas nama Minangse, 67 tahun, laki laki, alamat Dusun Batu Entek, Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupten Lombok Tengah.


Mendapatkan informasi tersebut Kapolsek dan anggota Polsek Jonggat langsung turun ke lokasi melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi yang mengetahui kejadian tersebut.


Berdasarkan keterangan saksi di TKP atas nama Liarse yang merupakan istri korban, bahwa kejadiannya berawal saat korban dan istrinya sedang berada didapur memperbaiki tabung gas 3 kg yang bocor.


Pada saat itu juga mereka sedang memasak air menggunakan tungku kayu bakar, saat korban sedang mengotak atik tabung gas tiba-tiba api menyambar dengan cepat dan membakar rumah beserta isinya.


Korban sontak berteriak minta tolong sehingga warga sekitarpun datang berbondong-bondong membantu memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya.


Tidak ada korban jiwa hanya kerugian material yang diperkirakan sekitar ± Rp. 25.000.000.-


"Dari hasil olah TKP sementara, kebakaran diperkirakan akibat dari kebocoran tabung gas dan api cepat membesar karena bangunan rumah terbuat dari bahan yang mudah terbakar (bambu)" tutup IPTU Bambang Sutrisno.

Berkat Dukungan Masyarakat, Polda NTB Gulung 363 Pelaku Kejahatan dalam Operasi Jaran Rinjani 2022


buletinkapass.com--Mataram, NTB - Ratusan pelaku tindak pidana berhasil diamankan dalam  kurun waktu kurang dari dua pekan yang dimulai dari 28 Agustus -11 September  2022.


Para pelaku tindak pidana yang dikenal dengan 3C (curat, curas, curamor) tersebut berhasil diringkus oleh Polda NTB bersama Polres Jajaran dalam operasi Jaran Rinjani 2022.


Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Poerwanto, mengatakan bahwa dalam hal memelihara Kamtibmas berkat dukungan dan doa seluruh lapisan masyarakat di NTB, pihak kepolisian  dari 275 laporan  berhasil mengamankan sebanyak 363  tersangka. 


,"Operasi Jaran Rinjani 2022, meliputi tindak pidana yang sering  disebut 3C, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan curanmor, dari 363 tersangka, 72 tersangka di pulau Lombok dan 54 tersangka di pulau Sumbawa, "ucapnya, Rabu(14/9/2022). 

BACA JUGA: Ringankan beban, dampak BBM

Menurut Kapolda, bahwa apa yang dilakukan oleh  pihak kepolisian dalam menjaga Kamtibmas saat ini belum sebesar dari apa yang diharapkan, namun akan terus berusaha untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat. 


Sementara itu Direktur Reserse Kriminal Umum (reskrimum) Polda NTB, Kombes Pol Teddy Rustiawan. SIK, bahwa sesuai dengan arahan, pihaknya bersama para Kasat Polres jajaran untuk selalu membantu masyarakat terkait dengan kasus 3C ( curat, curas, curanmor). 


Menurutnya bahwa dari 363 tersangka ada juga sebagai penadah  atau 480 dan ada yang sudah tahap kedua serta penyelesaian secara kekeluargaan karena kerugian dibawah Rp 2.5 juta. 

BACA JUGA: Kondisi Pasca Demo BBM Naik

Dari tangan para pelaku berhasil diamankan diantaranya, 38 unit sepeda motor, senjata api rakitan dan peluru, STNK, parang dan lain lainnya. 


Pada kesempatan tersebut juga diserah dua unit sepeda motor kembali kepada pemiliknya yang telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Berangsur Kondusif, ini Situasi Aksi Unjuk Rasa Kenaikan BBM Hari Kedua di Kota Mataram


buletinkapass.com---Mataram - Hari kedua pengamanan aksi unjuk rasa penyesuaian kenaikan harga bahan bakar minyak dan gas (BBM) kembali dipenuhi dari beberapa mahasiswa yakni Aliansi Rakyat NTB Menggugat (BEM Unram, BEM Universitas Bumi Gora, UKM FIB, FMN dan Formula Loteng) dengan sasaran Kantor DPRD Provinsi NTB, Jalan Udayana, Kota Mataram. Selasa, (06/09)


Dengan mendapat pengawalan oleh Sat Lantas Polresta Mataram dengan  jumlah massa sekitar 1.000 orang, bertujuan menolak kenaikan harga BBM sebagai Korlap Sdr. Yudistira Ketua BEM Unram terlihat berkumpul di Simpang 4 Bank Indonesia dengan tujuan Kantor DPRD NTB.


Setibanya di Kantor DPRD NTB langsung melakukan orasi atas protes BBM yang merupakan by product dari kebijakan pemerintah dan patut ditanya juga apakah uang BLT Rp 600.000 bisa menghidupi kebutuhan yang kian hari makin menyekik secara berkelanjutan.

BACA JUGA: aji-mataram-kembalikan-uang-dugaan-suap.

Selanjutnya massa aksi ditemui oleh Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH, MH menyampaikan dari 65 anggota DPR saya mewakili dan diberikan mandat untuk tidak masuk ke Kantor DPR, namun massa aksi mendesak, setelah melakukan negosiasi yang cukup lama akhirnya Ketua DPRD berjanji akan menerima serta akan lansung di teruskan dengan di kirim ke Bapak Presiden RI maupun pihak DPR RI, ucap Hj. Baiq Isvie


Kemudian akan menandatangani surat tuntutan adik-adik masa aksi sebagai bukti bahwa tuntutan adik-adik telah di terima, mendapat tanggapan dari ketua DPRD prov NTB, massa aksi membubarkan diri berjalan dengan aman dan kondusif.


Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH saat diwawancara menjelaskan bahwa dari pagi kami juga bersama Dir Samapta Polda NTB Kombes Pol Frido Sitomorang, SH, SIK, Danyon AKBP. Hariyanto.,SH SIK bersama seluruh PJU Polresta Mataram mulai dari Apel Persiapan, pengecekan sarana dan prasarana dengan kekuatan yang sama seperti kemarin 850 personel, ucap KBP Mustofa


Terdiri dari gabungan Polresta Mataram, Dit Samapta Polda NTB dan Sat Brimobda Polda NTB, penekanan tetap selalu utamakan humanis serta tetap sesuai dengan SOP yang berlaku mengedepankan keselamatan pribadi serta anggota masing-masing, pungkas KBP Mustofa.


Prinsipnya anggota yang 

terlibat pengamanan di lokasi tidak diperbolehkan melakukan tindakan diluar perintah Pimpinan, padal, serta danton tidak ada anggota yang menggunakan peluru tajam hanya menggunakan peluru hampa dan peluru Karet, tegas KBP Mustofa.


Sempat diguyur hujan deras namun anggota tidak menyurutkan semangat tugas, secara keseluruhan rangkaian pengamanan aksi unjuk rasa berjalan aman dan kondusif, tutup KBP Mustof.

AJI Mataram Kembalikan Uang Dugaan Suap Rp10 Juta ke LSM Kasta NTB


buletinkapass.com--Mataram - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Mataram mengembalikan uang dugaan suap ke Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)  Kasta NTB, Senin (5/9). 


Uang  dengan nominal Rp10 juta diserahkan Lembaga Bantuan Hukum  (LBH) Mataram selaku kuasa hukum AJI Mataram kepada  Perwakilan Kasta NTB Abdul Hafiz Humaidi. 


Direktur LBH Mataram Badaruddin, SH menyampaikan, AJI Mataram telah menitipkan uang dugaan suap dari Ketua Kasta NTB, Lalu Wink Haris. Secara prosedural, AJI Mataram telah menempuh upaya yang diatur secara organisasi untuk pengembalian. Akan tetapi, yang bersangkutan tidak kooperatif. 


"Kawan- kawan AJI sudah bersurat secara resmi dan telah diberikan waktu 1x24 jam untuk mengambil uang dugaan suap, tetapi tidak digubris," kata Badaruddin. 


Karena tidak digubris, maka AJI Mataram menitipkan uang sejumlah Rp10 juta ke LBH Mataram. Pihaknya kemudian berkomunikasi dengan Kasta  NTB agar segera mengambil uang tersebut.


Jika tidak, menurut rencana uang dugaan suap itu akan diserahka ke Posko Pengaduan Suap dan Gratifikasi Kejaksaan Tinggi NTB. Akan tetapi perwakilan Kasta NTB, Senin siang datang ke Sekretariat LBH Mataram di Kompleks Pertokoan Gomong Square, Kelurahan Dasan Agung Baru, Kecamatan Selaparang.


"Tadi dari Kasta NTB mengutus dua orang perwakilan untuk mengambil uang tersebut," sebutnya. 


Dalam kesempatan tersebut, Ketua LSM Kasta NTB Lalu Wink Haris  melalui sambung telepon dengan menggunakan mode speaker, menyampaikan  permohonan maaf kepada korban dan AJI Mataram. 


"Saya pribadi apabila yang saya lakukan malam itu diterjemahkan atau artikan berbeda . Secara pribadi menyampaikan permohonan maaf ke pribadi adinda dan ke media adinda. Ini juga sekaligus permintaan maaf kami secara kelembagaan, " ucapnya. 


Wink Haris juga akan berupaya mengklarifikasi ke pihak-pihak lain untuk memulihkan nama baik Haris Mahtul. 


Ketua AJI Mataram M. Kasim mengatakan, pengembalian uang dugaan suap melalui LBH Mataram terpaksa harus dilakukan karena upaya pengembalian secara kelembagaan tidak direspon oleh LSM Kasta NTB, sehingga melibatkan LBH Mataram sebagai jejaring AJI Mataram. 


Langkah itu ditempuh untuk menangkal isu suap pada pemberitaan penimbunan BBM di SPBU Meninting. "Kami ingin menjaga integritas. Apalagi untuk menutup-nutupi kasus kejahatan, yang menyangkut kepentingan publik." tegasnya. 


Pengembalian uang itu sebagai bentuk pembelajaran dan edukasi kepada masyarakat, NGO, pemerintah, dan aparat penegak hukum untuk secara sadar menghormati kemerdekaan pers dan tidak melakukan upaya suap kepada jurnalis, "Kemerdekaan pers itu adalah buah perjuangan bersama yang harus kita jaga dan rawat bersama." pungkas M Kasim.(*)


Foto : Direktur LBH Mataram, Badaruddin (dua dari kanan) saat menyerahkan uang dugaan suap ke perwakilan Kasta NTB

Ringankan masyarakat yang terdampak naiknya harga BBM, Kapolres Bima Salurkan Bantuan sembako


buletinkapass.com--Setelah Mengelar Monitoring,patroli serta pengamanan Skala Besar Dalam rangka mengantisipasi dampak kenaikan harga BBM di sejumlah SPBU di wilayah hukumnya Minggu 4/9/22 Kemarin Kepolisian Resor Bima Polda NTB kembali menggelar  Baksos bagi masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM.


Kegiatan  (Baksos) pembagian sembako kepada masyarakat yang terdampak naiknya harga BBM tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko SIK, di Lobby Mapolres Bima Senin 05/09/22  14.40.Wita.


BACA JUGA: PMII demo kenaikan BBM


Selain Kapolres Bima dan PJU Polres Bima dalam kegiatan tersebut nampak Hadir Dandim 1608 Bima yang diwakili Kasdim Bima Kepala kejaksaan  Negeri Raba Bima Widago Mulyo Petrus SH.,MH.,dan perwakilan Forkopindo kabupaten Bima.


Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko SIK, lewat Kasi humas Iptu Adib Widayaka mengatakan.

Pembagian sembako  kepada Warga  Desa Panda Kecamatan Palibelo ini merupakan bentuk kepedulian Polri khususnya Polres Bima dalam membantu masyarakat yang terdampak naiknya harga BBM bersubsidi.


"Ini merupakan keperdulian kami dalam membantu masyarakat semoga apa yang kami lakukan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi nilai ibadah dihadapan Allah SWT"ucap Kapolres Bima saat membagikan sembako di Lobby Mapolres Bima sebagaimana dikutip Adib.

BACA JUGA: HMI Ricuh Soal kenaikan BBM

Sementara itu salah satu masyarakat yang menerima bantuan tersebut mengucapakan rasa terima kasihnya kepada Polri khususnya Polres Bima yang dengan ikhlas membantu masyarakat yang terdampak naiknya harga BBM.


Kegiatan Baksos tersebut berjalan tertib dan lancar Tutup kasi Humas polres Bima Iptu Adib Widayaka.


[[azima

Resmi BBM Naik, Kini PMII Dompu Berdemo di Gedung DPRD Kabupaten Dompu


buletinkapass.com--Demo Kenaikan Harga BBM di gedung DPRD Kabupaten Dompu Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K terlihat turun langsung melakukan pemgamanan dan merangkul Aksi Demonstran dari Aliansi PMII Kabupaten Dompu. Senin (05/09/22) pukul 09.30 wita.


Aksi demo yang di lakukan oleh aliansi PMII Kabupaten Dompu menolak kenaikan harga BBM yang di keluarkan pemerintah Pusat pada tanggal 03 September 2022 kemarin.


Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K di sela-sela kegiatannya mengatakan kami telah menurunkan sebanyak 150 gabungan TNI-Polri dalam mengamankan aksi demi dari aliansi PMII Kabupten Dompu dengan mengedepankan pengamanan secara humanis sehingga tuntutan dari PMII (pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) dapat tersampaikan dengan baik dan tidak ada gejolak gejolak yang tidak di inginkan saat  kegiataj demo berlangsung.


"Kami ngedepankan pengamanan yang bersifat humanis sehingga pelaksanaan demo yang di laksanakan Dari adik-adik PMII (pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) dapat berjalan dengan aman dan kondusif", ujar Kapolres AKBP Iwan Hidayat, S.I.K.


Ia menambahkan, Kepada massa mahasiswa, Iwan Hidayat berpesan agar unjuk rasa digelar dengan mentaati aturan yang berlaku. Ia juga meminta agar massa mahasiswa menghormati hak pengguna jalan saat menyampaikan aspirasi di muka umum.


"Silahkan sampaikan aspirasi dengan tertib dan tetap patuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Saling menjaga dan hormati aktivitas masyarakat yang lain dan pengguna jalan," katanya.


Adapun tuntutan masa aksi kelompok PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Cabang Dompu antara lain Menolak secara tegas kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi, Mendesak pemerintah untuk secara serius dan sungguh-sungguh memberantas mafia bahan bakar minyak (mafia BBM), Mendesak pemerintah untuk segera menerapkan kebijakan subsidi tepat sasaran, Mendorong pemerintah untuk membuka keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan penyaluran BBM bersubsidi.

5. Mendesak Pemerintah Daerah terutama SKPD terkait untuk mengambil kebijakan strategis dalam rangka proteksi terhadap program JARAPASAKA yang sangat tedampak akibat kenaikan harga BBM, karena program tersebut berkaitan langsung dengan mata pencaharian masyarakat Dompu yang mayoritas adalah petani, nelayan, dan petemak.


Giat berakhir pukul 11.10 wita berjalan dengan aman dan lancar.

Isu BBM Naik, Dompu Diwarnai Kericuhan Aksi Demo Mahasiswa HMI


buletinkapass.com--Dompu, NTB - Aksi demo penolakan kenaikan harga BBM di Kantor DPRD Dompu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (1/9/2022), diwarnai kericuhan. Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dompu sempat terlibat bentrok dengan aparat kepolisian yang melakukan penjagaan jalannya aksi.


Aksi unjuk rasa yang di lakukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di gedung DPRD Kabupaten Dompu dipicu kekecewaan mahasiswa karena tak ditemui anggota DPRD Dompu.

Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K melalui Kasi Humas Ipda Akhmad Marzuki mengatakan aksi Demo Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) awalnya sempat ricuh serta beberapa anggota Kepolisian yang mengamankan jalannya aksi tersebut terkena lemparan batu yang di lakukan oleh mahasiswa.

BACA JUGA: Kapolres antisipasi dampak kenaikan BBM

"Aksi Demo Tolak Kenaikan BBM yang di lakukan oleh Mahasiswa HMI awalnya ricuh akan tetapi dengan kesigapan pihak kepolisian melakukan negoisasi serta merangkul adek-adek mahasiswa di Polres sehingga dapat menemukan jalan keluarnya dan dapat di selesaikan dengan kepala dingin", ujar Kapolres Dompu.

Terkait informasi ada salah-satu Mahasiswa yang di amankan di Mapolres Dompu pasca terjadi kericuhan itu tidak benar, namun yang di lakukan yakni pertemuan langsung Kapolres Dompu bersama mahasiswa dari HMI di Mapolres Dompu.

Terkait adanya informasi laporan bahwa terjadi pemukulan yang di lakukan oleh personil Polres Dompu akan di lalukan penyelidikan terlebih dahulu jika benar di lakukan oleh anggota akan di proses sesuai ketentuan yang berlaku, dan terkait ada korban mahasiswa yang pasca keributan sudah di berikan pengobatan langsung oleh Polres Dompu di RSUD Kabupaten Dompu.

[[zima

Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Polres Sumbawa Lakukan Patroli Di SPBU


buletinkapass.com--Sumbawa Besar-NTB, Jajaran Polres Sumbawa melalui Personel Polres Sumbawa melaksanakan patroli dan monitoring aktivitas masyarakat di SPBU yang berada di wilayah Hukum Polres Sumbawa, Kamis (01/09/22) pagi.


Dalam kegiatan patroli tersebut petugas memberikan himbauan kepada para konsumen untuk tertib dalam mengantri dan menghimbau karyawan pengisi BBM untuk mengutamakan pengendara dan tidak melayani pembeli dengan menggunakan jerigen karena hal tersebut tentunya melanggar aturan.


Kasi Humas Polres Sumbawa Akp Sumardi S.Sos saat dikonfirmasi terpisah menjelaskan bahwa saat ini pihaknya melalui jajaran gencar melaksanakan patroli ke setiap SPBU di wilayah masing-masing guna memonitor terkait dampak dari kenaikan harga BBM bersubsidi.

BACA JUGA: Prediksi BMK Soal Gempa

Dirinya mengatakan dengan gencarnya dilaksanakan Patroli ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya gejolak di masyarakat terkait antisipasi dampak rencana penyesuaian harga BBM, serta menciptakan rasa aman dan nyaman serta tentram ditengah-tengah masyarakat,” 


"Kami akan tingkatkan patroli guna mengantisipasi adanya antrean pembeli yang bisa memicu terjadinya keributan atau gangguan kamtibmas lainnya, serta apabila terjadi kerawanan gangguan kamtibas, masyarakat harus segera melaporkan kepada Kepolisian terdekat" Ucapnya.

Polda NTB Perintahkan Polres Periksa Bhabin Sukerara Yang Diduga Lakukan Persekusi


buletinkapass.com--Terkait Bhabinkamtibmas Sukerara yang diduga melakukan persekusi terduga pelaku Penipuan di Sukerara, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, akan diperiksa Propam.


Hal itu diungkapkan Kabidhumas Polda NTB Kombes Pol Artanto yang dihubungi media ini, Rabu (31/8/2022).

"iya, kita sudah berkoordinasi dengan Polres Lombok Tengah, agar Bhabin tersebut diperiksa," jelas Kabidhumas Polda NTB.

Kabidhumas Polda NTB menegaskan bahwa, pihaknya sesegera mungkin melakukan pemeriksaan terhadap Bhabin yang diduga melakukan persekusi tersebut.

"Insya Allah malam ini, Bhabin tersebut akan dipanggil ke Polres Lombok Tengah untuk dimintai keterangan, dan kami juga sudah meminta Polres Loteng, sesegera mungkin memeriksa Bhabin Sukerara yang diduga melakukan persekusi," ungkapnya.

Terkait warga yang diduga sebagai pelaku penipuan juga akan di panggil untuk dilakukan pemeriksaan, sesuai prosedur yang berlaku.

"untuk warga yang diduga lakukan penipuan akan kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku," ujarnya.

Kabidhumas Polda NTB mengatakan, memang hal seperti itu tidak wajar dilakukan oleh oknum Polisi tersebut, untuk itu pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap oknum Bhabin tersebut.

"ini sebagai pelajaran untuk anggota Polisi yang lain, agar bertindak sesuai prosedur," ujarnya.

Dia juga ucapkan terimakasih kepada warga yang telah memberikan informasi itu, sehingga ia tahu perilaku anggotanya di lapangan.

"kami ucapkan terimakasih kepada warga yang telah memberikan kami informasi, sehingga kami tahu perilaku anggota kami di lapangan," pungkasnya.

Perahu Nelayan Terbalik di Perairan Senggigi, Sat Polair Lobar dan Warga Evakuasi Korban Sat Polair Lobar Evakuasi Nelayan


buletinkapass.com--Lombok Barat, NTB - Menanggapi laporan adanya nelayan yang mengalami kecelakaan di perairan Senggigi, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (30/8) sekitar pukul 10.30 Wita, Direktorat Polairud Polda NTB bersama Piket Pos Senggigi melakukan pencarian dan penyelamatan. 


Informasi terkait adanya nelayan yang mengalami laka laut tersebut pertama kali dilaporkan oleh istri korban. Dimana pada pukul 08.31 Wita korban menghubungi istrinya melalui telepon dan selanjutnya melaporkan kejadian ke piket Pos Airud Senggigi. 


Adapun kronologis kejadian, sekitar pukul 03.00 Wita korban pergi melaut atau turun memancing di seputaran perairan Senggigi. Namun perahu korban terkena ombak kurang lebih 2 meter yang menyebabkan kantir sebelah kiri korban patah dan perahu milik korban langsung terbalik. 

Baca Prediksi BMKG soal Gempa

Dengan adanya laporan masyarakat Piket Pos Senggigi yakni Direktorat Polairud Polda NTB dan Satpolairud Polres Lombok Barat langsung merespons dan melakulan pencarian di seputaran perairan Senggigi dengan menggunakan Rubber Boat Polda NTB. 


Dibantu oleh nelayan Senggigi sekitar pukul 11.30 wita, korban ditemukan di Selat Lombok dan selanjutnya korban dievakuasi dan perahu milik korban diikat diperahu nelayan yang ikut melakukan penyelamatan untuk dibawa ke pesisir Pantai Senggigi. 


Adapun identitas korban atas nama Deny Iskandar (32) alamat Desa Senggigi, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat. 


"Keadaan korban saat ini dalam keadaan sehat dan tidak mengalami cidera atau luka-luka lainnya," ujar Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol Kobul Syahrin Ritonga.

[[zima

Hari ini, BMKG Prediksi Gempa 5,2


buletinkapass.com--Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprediksi beberapa wilayah Indonesia yang akan mengalami gempa hari ini, 28/2022

BMKG melalui akun instagram resminya merilis beberapa daerah di Indonesia akan mengalami gempa dengan magnitud 5,2 pada kedalaman 10 kilo meter dari permukaan laut, menurut BMKG, gempa tersebut akan terjadi di wilayah Daerah Istimewa Yogja (DIY) 10.48 Lintang selatan hingga 109.44 Bagian Timur dan 303 km barat daya Bantul

BACA JUGA: ELEMEN MASYARAKAT AKSI

Gempa akan diperkirakan terjadi pada pukul 03:49 WIB



Besok, Lintas Elemen Gelar Kirab Merah Putih untuk Menjunjung Persatuan


buletinkapass.com- Lintas elemen mulai dari Pemerintah, tokoh agama, tokoh bangsa, Polri, pemuda hingga mahasiswa menggelar kegiatan kirab merah putih sebagai wujud untuk menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. 


Kegiatan pembentangan bendera merah putih akan diselenggarakan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada esok hari Minggu 28 Agustus 2022, pukul 07.00 hingga 09.00 WIB. Adapun rute kirab tersebut dimulai dari Silang Monas hingga Bundaran HI. 


"Indonesia sebagai negara yang kaya akan budaya, beraneka ragam suku bangsa, memiliki ribuan bahasa, tapi perbedaan bukanlah suatu halangan, untuk terus menjunjung persatuan, hal itulah yang menjadi semangat lintas elemen menggelar kegiatan kirab merah putih ini," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jakarta, Sabtu, 27 Agustus 2022.


Dedi menyebut, acara kirab merah putih ini rencananya akan dihadiri oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Ulama karismatik Habib Luthfi bin Ali bin Yahya. 


"Acara ini juga akan dihadiri oleh puluhan ribu orang dari berbagai macam elemen masyarakat," ujar Dedi. 


Dalam acara tersebut nantinya terdapat beberapa rangkaian kegiatan. Mulai dari, parade kirab merah putih, pawai, doa lintas agama, tausiah kebangsaan, sambutan, pembacaan ikrar, hingga hiburan. 


"Kegiatan tersebut nantinya juga akan diisi dengan berbagai macam kebudayaan yang dimiliki Bangsa Indonesia," tutup Dedi.

Tugu, Thames, Platonis eyok el-abrorii



Kau tahu Selong? Kota yang memiliki taman di tengahnya itu? Dulu. Dulu sekali. Aku pernah bertemu seseorang di sana. Bangku-bangku kayu yang berhadap-hadapan di sana seperti saling memandang dan tak akan dapat menyapa. “Kau tahu apa yang aku suka dari taman ini?” Demikian ia pernah bertanya.

“Aku tak tahu,”

“Tugu itu.”

“Kenapa?”

“Tugu itu adalah tempat pertemuan kita.”

“Hanya itu?”

“Memang tidak ada lagi.”

Ia memegang tanganku lalu menyandarkan pipinya di pundakku. Jika sudah begitu, -aku masih sangat hafal- ia tak akan melepaskan aku untuk terus berjalan mengelilingi taman.

“Rumasi, aku takut.”

“Apa yang kau takutkan?”

“Kita.”

Aku pasti diam. Sebab aku mengerti akan ke mana arah bicaranya. Aku selalu berbahagia menerima ajakannya untuk bertemu di taman itu. Atau lebih tepatnya, aku selalu berbahagia mengubah waktu agar malu-malu untuk berlalu dengan cerita-cerita yang ia habiskan denganku, seolah aku bukan orang lain, seolah aku bukan orang asing.


BACA: Jambret dapat penghargaan


“Kita selamanya akan begini, kan?”

“Iya, akan selalu,”

Aku pasti tersenyum, berkata, “Kalau begitu kau tidak perlu takutkan apapun.”

Sampai di sini, aku harus berhenti melanjutkan cerita. Wajahmu sudah mulai mendung. Kau membuang wajah ke London-eye yang bercahaya. Kapal dengan dek terbuka yang kita tumpangi bergerak lamban sekali, seperti tak hendak mengusaikan Thames yang romantis. “Kenapa kau diam?” Kau tetap menatap Ferris Wheel. “Tidak apa-apa aku melanjutkan ceritanya?” Kau tetap diam. “Angeline, aku ingin kau benar-benar mengenalku.” Kau menatapku, “Lanjutkan, tidak apa-apa.”

Lalu kulanjutkan ceritaku...

Ia akan menyeretku untuk duduk di hadapan beberapa swagger yang sedang bermain skate board. Lagi-lagi, belum bisa aku lupakan caranya menatapku. Matanya yang sayu itu seperti hendak ikut bicara.

“Pacarmu lambat laun akan tahu soal kita. Dan aku takut.” Terus terangnya.

“Kalau begitu aku juga takut. Pacarmu lambat laun akan tahu soal kita.”

“Kita selamanya akan begini, kan?”

“Iya, akan selalu,”

Ia meniru caraku tersenyum, mengatakan, “Kalau begitu kau tak perlu takutkan apapun,”

Sampai seusai wisuda, satu tahun lalu, aku datang ke sini. Negrimu, Angeline. Dan aku bertemu denganmu. Terus terang aku menyukaimu, tak seperti terhadapnya. Aku merasakan sesuatu yang berbeda, seperti ketika pertama kali bertemu dengan perempuan di taman itu, atau bahkan dengan pacarku. Pada kelas pertama, pulpenmu bergelinding tepat ke bawah bangku yang aku duduki. Aku memungutnya, begitulah pertama kali kau dan aku berkenalan.

Sekarang, aku tak tahu apa-apa lagi tentang teman ceritaku itu. Sebab sebelum aku meninggalkan Selong, ia mengatakan akan dilamar oleh pacarnya yang selalu jadi bahan pembicaraannya di taman. Sementara pacarku, lagi-lagi aku harus memintanya bersabar untuk menunggu. “Sepertinya sekarang aku tidak akan kuat lagi,” demikian lepas pacarku di bandara.

Angeline, aku belum paham kenapa kau terus menatap bianglala terbesar dan tertinggi di Eropa itu. Mengapa tak kau nikmati saja udara London yang segar dari sungai ini sambil -barangkali- menggenggam tanganku.

“Apa lagi yang mau kau ceritakan dari taman itu, Rumasi?” Kau bertanya.

Ah, Angeline. Taman itu adalah tempat yang menyenangkan sekaligus menyedihkan buatku. Di taman itu aku tahu bahwa ia sangat mencintai pacarnya (itu aku tahu ketika ia memelukku sambil mengatakan bahwa ia sangat merindukan pacarnya). Tapi aku juga berbahagia sebab itu berarti hubunganku dengan pacarku tak akan terganggu, sebab ia hanyalah teman cerita.

“Angeline, banyak sekali yang ingin aku ceritakan. Tapi aku tidak tahu harus menceritakannya seperti apa.”

“Dan bagaimana dengan pacarmu?”

Aku diam. Tiba-tiba kota dan lampu-lampu seperti hendak tenggelam. Kenapa kau harus bertanya tentang pacarku. Pacarku telah seperti mata London, menatap kita dari atas Thames (yang hanya menatap tanpa perasaan, tak aku tahu apakah ia akan marah atau cemburu, sebab aku masih ingat apa yang diucapkannya di bandara).

“Kenapa kau diam?”

“Barangkali cinta memang harus seperti ini, Angeline.”

“Maksudmu?”

“Teman ceritaku di taman itu menikah dengan pacarnya. Aku akan sulit terlepas dari bayangan pacarku. Dan kau akan sulit menyukaiku.”

“Aku tetap tidak mengerti.”

“Angeline,” aku menggenggam tanganmu, “Aku benar-benar ingin kau mengenaliku.” Kau tak membalas genggaman tanganku, namun juga tak berusaha melepaskannya. Kau juga tak tersenyum. “Kau masih baru di sini. Kau juga belum mengenalku.” Hanya itu yang kau katakan. Ah, mata birumu itu, Angeline. Aku jadi gagal peduli dengan apa yang kau katakan. Bahkan aku tak akan menanyakan, apakah kau baru saja menolak keinginanku untuk mendekatkan diri kepadamu.

“Apakah kau masih mencintainya?”

-Sekarang aku mencintaimu-

Sungguh, jawaban seperti itu yang ingin aku ucapkan. Tapi taman Selong yang pemalu juga sungai Thames yang lugu agaknya sama saja. Seperti cinta yang harus seperti ini.

 

Selong, 2019

Lawan Jambret, Sri warga Batujai Terima penghargaan dari Kapolres Loteng


buletinkapass.com--LOMBOK TENGAH, (NTB) - Sri Titi Handayani seorang gadis (19) warga Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat mendapat penghargaan dari Polres Lombok Tengah karena keberaniannya melawan jambret. 


"Kami memberikan piagam penghargaan atas keberanian Sri menggagalkan aksi penjambretan," kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM di Praya, Senin (22/8). 


Sri diundang ke Mako Polres Lombok Tengah oleh Kapolres Lombok Tengah untuk menerima piagam penghargaan dan ucapan terimakasih pada saat pelaksanaan Apel pagi. 


Sebelumnya kata AKBP Irfan, Sri menjadi korban pencurian kekerasan (jambret) pada Sabtu (6/8) dijalan Bypass depan SPBU Batujai. HPnya dirampas oleh dua orang pria bermotor saat hendak pulang dari Praya. 


"Waktu itu Sri tidak tinggal diam, ia sempat mengejar dan melawan kedua pelaku dari atas motor dengan memukul pelaku menggunakan helm dan menabrakkan sepeda motornya ke pelaku," jelas AKBP Irfan. 


Atas aksinya tersebut kata Kapolres, satu terduga pelaku sudah ditahan di Mapolres dan yang satunya masih mendapat perawatan di Rumah sakit karena mengalami luka yang cukup parah akibat ditabrak oleh korban. 


Kapolres berharap, dengan pemberian penghargaan tersebut bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat bahkan seluruh personel Polres Lombok Tengah untuk berani melawan segala bentuk tindakan kejahatan yang ada.

Sepasang Pengepul Judi Online di Kota Bima Disergap Tim Puma 1


buletonkapass.com--Kota Bima, NTB (25/8) – Komitmen dan janji Kapolri, memberantas berbagai jenis perjudian, baik itu judi online pun judi konvensional, betul-betul dijawab kerja nyata Polres Bima Kota.


Rabu (24/8) siang kemarin, Tim Puma 1 Sat Reskrim Polres Bima Kota, menggerebek praktek perjudian online jenis togel di wilayah hukum Polres setempat.

Tim Puma 1 dibawah pimpinan Katim Aipda Abdul Hafid dan anggotanya, berhasil menyergap sepasang pengepul judi online.

BACA JUGA PENCARI MADU ASAL BIMA DITEMUKAN TEWAS

Begitu kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kasi Humas Iptu Jufrin, Kamis (25/8) pagi ini.

Sepasang terduga pengepul judi togel online yang ditangkap itu, jelas Kasi Humas, yakni U (40) asal Kecamatan Rasanae Barat dan W (29) asal Kecamatan Asakota Kota Bima.

Keduanya jelas Kasi Humas, ditangkap di dua TKP atau di rumah masing-masing di wilayah kecamatan dimaksud asal dua terduga.

Ditangan keduanya saat digerebek dengan disaksikan tokoh masyarakat setempat, sambung Kasi Humas, didapatkan sejumlah barang bukti.

Untuk TKP pertama, barang bukti yang diamankan, uang sejumlah Rp 420 ribu dalam berbagai pecahan, handphone, tas dan 2 lembar bukti tulisan angka togel.
Sementara di TKP kedua, Tim Puma 1 sebut Kasi Humas didapatkan barang bukti, uang sejumlah Rp 1,724 juta berbagai pecahan, handphone dan kartu ATM.

"Dua terduga telah digelandang ke Mako Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku," pungkasnya.

Setahun Menghilang, Pencari Madu Asal Ambalawi Ditemukan Tersisa Kerangka


(pencari madu asal bima ditemukan tewas)

buletinkapass.com--Kota Bima, NTB (24/8) - Tulang belulang manusia yang diduga kerangka dari Alwi (61) asal Ambalawi Kabupaten Bima, ditemukan warga pencari madu di pengunungan sekitar wilayah Ambalawi.

Kerangka manusia yang diduga Alwi yang juga pencari madu ini, ditemukan Selasa (23/8).sore kemarin di So Desa Kole Ambalawi Kabupaten Bima.

Penemuan tulang belulang manusia beredar informasi masyarakat ini, langsung direspon Polsek Ambalawi Polres Bima Kota Polda NTB.

Begitu kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kapolsek Ambalawi Iptu Rusdin, Rabu (24/8) pagi ini.

Awal diketahuinya informasi penemuan tulang manusia yang diduga warga Ambalawi itu, jelas Iptu Rusdin, dari keterangan Umran (32) yang saat itu, tengah mencari madu di pegunungan sekitar atau TKP penemuan kerangka manusia tersebut.

Umran yang saat itu bersama Marwa, saat mencari madu, melihat  seutas tali pengikat parang tergantung di sebuah pohon. Lalu menemukan baju dan celana  tergeletak di bawah tanah.

"Setelah dibuka terlihat kerangka atau tulang manusia dan menduga kerangka tersebut adalah warga yang hilang beberapa bulan yang lalu, melihat hal tersebut kedua warga pencari lebah madu, langsung memberitahukan keluarga almarhum Alwi,"jelas Kapolsek Ambalawi, mengutip keterangan saksi mata.

Sekitar sore kemarin, Umran bersama keluarga Alwi, sambung Iptu Rusdin menceritakan kronologi penemuan kerangka manusia, kembali menuju pegunungan atau TKP penemuan kerangka manusia, untuk mengambil tulang belulang dimaksud.

Atas penemuan kerangka manusia itu, kata Kapolsek Ambalawi, pihak keluarga Alwi, mengakui tulang yang ditemukan tersebut adalah almarum Alwi.

Dasar yang meyakini keluarga Alwi, sambungnya, dari pakaian dan barang berupa parang yang ada di TKP, merupakan milik almarhum Alwi.

Adapun barang  yang di temukan di TKP, sebut Kapolsek, parang, celana dalam warna hijau, baju Kaos warna putih campur hitam, celana kolor  warna hitam, celana Jeans ysng sudah hancur, ikat pinggang warna hitam dan tali pengikat parang.

Satu Bulan, Polres Sumbawa Ungkap 10 Kasus Narkoba



(pengungkapan kasus narkoba sumbawa)


buletinkapass.com--Sumbawa Besar, NTB - Kurun waktu Juli sampai 19 Agustus 2022, Satuan Reserse Nakroba Polres Sumbawa berhasil berantas 10 kasus penyalagunaan narkotika.

Dari total kasus yang berhasil diungkap, diamankan 14 orang tersangka, 200,07 Gram Sabu, 1.526,96 Gram Ganja dan Uang Rp. 1.810.000,.

Demikian disampaikan oleh Kapolres Sumbawa AKBP Henry Novika Chandra, S.IK. M.H., didampingi Waka Polres, Kasat Narkoba dan Kasi Humas dalam Jumpa Pers yang digelar, Senin (22/08/2022) pagi di Mapolres.


"Bahwa seluruh pengungkapan diatas merupakan hasil informasi dari masyarakat yang dilakukan pengungkapan dalam kurun waktu dari bulan Juli sampai dengan tanggal 19 Agustus 2022 yang telah melalui proses penyelidikan dan gelar perkara untuk menentukan peningkatan status proses penyidikan dan penentuan status tersangka," ungkap Kapolres.


Disebutkan, dari 14 tersangka, 13 orang laki-laki, 1 orang perempuan. Terdapat 1 tersangka merupakan residivis dan 1  di TAT (Restorative Justice) sebagai penyalahguna narkotika jenis sabu.


Manurut Kapolres, bardasarkan hasil pengungkapan, sebagian besar barang dari Pulau Lombok dan Jawa. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat dengan  Pasal Persangkaan Pasal 111 ayat (1),  Pasal 112 ayat (1) (2), Pasal 114 ayat (1) (2), dan Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


Melalui kesempatan ini, Kapolres menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyalahgunakan narkotika. Kapolres mengajak, untuk berprestasi tanpa menggunakan narkoba. (HPs)

SWAFOTO DI PUNCAK RINJANI, WNA PORTUGIS JATUH DARI KETINGGIAN RATUSAN METER


buletinkapass.com--Boaz Tan Anam (37), Seorang pria warga negara asing (WNA) kelahiran Israel, kebangsaan Portugis dilaporkan jatuh dan meninggal dunia di puncak Gunung Rinjani, Jumat (19/8) sekitar pukul 05.30 Wita. 


Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit, PH membenarkan kejadian tersebut setelah menerima laporan dari bapak Gusti, TNGR Sembalun pukul 10.21 Wita.


“posisi korban jatuh di lereng bagian barat laut atau arah danau segara anak,” kata Nanang. Jatuh dari ketinggian sekitar 150 meter menyebabkan korban meninggal dunia. Sementara dua rekannya telah dibawa turun oleh guide melalui jalur bawak nao sajang, sembalun.


Menindak lanjuti laporan yang diterima, dua tim rescue dari Kantor SAR Mataram dan Pos SAR Kayangan diberangkatkan menggunakan kendaraan operasional dengan dilengkapi peralatan mountaineering, evakuasi, komunikasi, dan peralatan pendukung lainnya.


“total ada 17 personil kami kerahkan, dikoordinir langsung oleh Kasi Operasi dan Siaga,” terangnya.


Tim SAR gabungan dari unsur Kantor SAR Mataram, TNI, Polri, TNGR, Pemadam Kebakaran, BPBD, Unit SAR Lombok Timur, EMHC, KUN, warga setempat, dan lainnya melakukan pendakian melalui jalur Sembalun menuju LKP untuk melakukan evakuasi.


“puluhan personil berangkat sejak tadi siang, perkiraan tiba di LKP besok pagi,” tandasnya.


Diketahui mulai melakukan pendakian melalui pintu masuk Sembalun pada Kamis (18/08). Sebelum kejadian, korban melakukan swafoto (selfie) dari tepi jurang puncak Gunung Rinjani. Akibat kurangnya memperhatikan faktor  keselamatan, WNA tersebut mengalami kecelakaan.

Pendaki dari Israel Jatuh dari Puncak Rinjani


buletinkapass.com– Seorang pria diduga Warga Negara Asing (WNA) Israel tewas di Gunung Rinjani, 19 Agustus 2022. Korban jatuh dari ketinggian sekitar 150 meter dari puncak tertinggi Gunung Rinjani pada 3726 Mdpl.


Informasi awal diperoleh, pendaki tersebut bernama Boaz Bar Anam asal Israel. Perkiraan sementara, posisi korban terjatuh pada lereng bagian Selatan atau arah Danau Segara Anak.


Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Dedy Ashriadi yang dihubungi oleh media, membenarkan kejadian itu setelah menerima laporan dari salah satu Tracking Organizer (TO). Dedy menuturkan, insiden sekitar Pukul 05.30 Wita. “Mengenai kronologi kejadian, belum bisa dipastikan. Tim TNGR sedang menuju ke lokasi untuk proses evakuasi,” jelasnya.

Baca juga: bmkg pantau kemarau di ntb

Sementara itu, Kronologi, korban saat itu sedang swapoto sembari membelakangi danau. Diperkirakan terlalu mundur, korban tak sadar kakinya terpeleset hingga terperosok ke dalam jurang 150 meter. Korban pun diperkirakan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

BMKG Pantau Wilawayah Tanpa Hujan NTB


(Pemantauan BMKG Wilayah potensi kemarau)

buletinkapass.com--Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau beberapa wilayah yang tidak akan mengalami hujan lebih dari dua bulan.


Melalui Instagram resminya, BMKG menerangkan bahwa saat ini telah sekitar 75,51% dari jumlah ZOM (Zona Musim) yang ada di Indonesia mengalami musim kemarau dan 8 daerah tidak mengalami hujan lebih dari 2 bulan. 


Sebanyak 75,15% wilayah Indonesia sudah masuk musim kemarau. Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi Aceh, Sumatera Utara, sebagian Riau, Sumatera Barat, sebagian Jambi, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Banten & DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan Papua.


Daerah yang sudah lama tidak mengalami hujan hingga berada pada kategori panjang ekstrem yakni ada di NTT: Rambangaru - Sumba Timur (144 hari), Busalangga - Rote Ndao (87 hari), Mapoli-Oepoi - Kota Kupang (68 hari), Sulamu - Kupang (65 hari), Daleko - Sabu Raijoa (62 hari); NTB: Woha - Bima (74 hari), Perigi - Lombok Timur (68 hari), Labuhan Badas - Sumbawa (62 hari).


Penyakit Tak Sembuh-sembuh, Pria Asal Sembalun Ini Nekat Gantung Diri


(tidak sembuh dari penyakit, peria nekat bunuh diri)

Buletinkapass.com-Lombok Timur - Seorang warga Dusun Jorong Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Amaq Human Wahid ditemukan meninggal dunia, Kamis pagi (18/8/2022). Diduga, pria 48 tahun itu meninggal lantaran gantung diri dalam rumah menggunakan seutas tali. 


Informasi yang diterima, sekitar pukul 09.20 Wita warga setempat melaporkan adanya penemuan mayat kepada petugas SPKT Polsek Sembalun. Mendengar informasi tersebut, anggota bersama pelapor langsung menuju TKP. Setelah berada di TKP, petugas kemudian meminta keterangan sejumlah saksi yaiu istri korban Inaq Human Wahid delan sejumlah saksi lainnya. 


Istri korban menjelaskan, pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 wita dirinya keluar rumah untuk mencari bahan-bahan masakan dan sekaligus untuk menyiapkan sarapan untuk suaminya (korban) sebagaimana biasanya. Selama dia di dapur, dirinya tidak pernah mendengar suara dari suaminya. Sekitar pukul 08.30 wita istri korban pun masuk ke dalam rumah (tempat almarhum istirahat, Red) Inaq Human Wahid terkejut melihat suaminya dalam posisi leher tergantung di tengah ruangan pada seutas tali. 

Baca juga: Naas perbaiki truck, malah tewas ditindih

"Saat itu suami saya masih menggunakan selimut yang biasa dipakainya sehari-hari," ujarnya. 


Ketika melihat kejadian itu, Inaq Human Wahid pun langsung berteriak sehingga tetangganya datang membantu menolong melepaskan tali dan kemudian langsung membawanya ke Puskesmas Sembalun. Namun ternyata korban tidak tertolong lagi. 


"Suami saya itu mengidap penyakit asam lambung dan asam urat sejak Mei 2022. Sudah sering berobat ke rumah sakit, tapi kondisinya tidak juga pulih sebagaimana sebelumnya, sehingga almarhum tidak dapat bekerja di sawahnya dan kebanyakan istirahat di dalam rumah," ceritanya. 


Meski demikian, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. Sebab keluarga menganggap ini sebagai musibah dan bukan karena faktor kejahatan. (*)

*Perbaiki Truk, Naas IS (47 Tahun) Asal Kempo Tertindih dan Meninggal Dunia*


buletinkapass.com-Dompu, NTB//Kepolisian Resor Dompu melalui Kepolisian Sektor Kempo pada hari Selasa (17/08/2022) jam 10.20 Wita menerima laporan Kejadian Kecelakaan Kerja di Sori Boro Dusun Tolokalo, Desa Tolokalo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu Yang tertindih truk saat memperbaiki PIR truk tersebut.



Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K melalui Kapolsek Kempo Iptu Zuharis  menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa (17/08/2022) sekitar pukul 10.00 wia bertempat di Desa Tolo Kalo, Kecamatan Kempo ditindih pada saat memperbaiki PIR truk tersebut.


“ Benar adanya kejadian tersebut di Sori Boro Dusun Dusun Tolokalo, Desa Tolokalo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, personil kami sudah mendatangi tempat kejadian perkara dan sudah mengambil data-data korban, korban bernama lengkap IRWA SAHRUJI Laki-laki, Umur 37 Thn, Agama Islam, Pekerjaan Supir , Alamat Dusun Ta'a Desa Ta'a, Kecamatan Kempo , Kabupaten Dompu. ,” terang Kapolsek Iptu Zuharis.


Sebagaimana disampaikan Kapolsek Kempo Iptu Zuharis, bahwa pada Selasa (17/08/2017), sekira pukul 10.00 Wita, pihaknya menerima laporan bahwa di Sori Boro Dusun Tolokalo, Desa Tolokalo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu Yang tertindih truk saat memperbaiki PIR truk tersebut.,” terang Kapolsek.


Setelah pihaknya menerima laporan, Kapolsek bersama anggota segera mendatangi lokasi kejadian sekaligus melaporkan kepada tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Dompu, guna melakukan identifikasi dan membantu mengevakuasi korban.


“Sesampainya di TKP, ternyata benar ada kejadian seorang pekerja telah meninggal dunia akibat tertimpa truk.” lanjut Kapolsek.


Adapun kronologi peristiwa tersebut, sebagaimana dikutip dari keterangan saksi-saksi, kejadian berawal pada saat adanya kegiatan pengisian Kayu pada saat itu Mobil Truk tersebut Rusak pada Pir Roda depan, pada saat itu Korban memperbaiki Pir tersebut, Korban masuk di bawah bak depan untuk memasukan Dongkrak pada saat Dongkrak sudah di masukan Korban masuk di bawah untuk melihat Pir tersebut, Dongkrak tiba - tiba terlepas langsung menindih Korban pada saat itu Korban langsung meninggal . Atas kejadian tersebut pihak keluarga Korban terima dengan Iklas atas kejadian tersebut.” terang Kapolsek

Apel 17 Agustus 2022 Dihadiri Kadis Kominfo


(Ponpes Tajul Karomah Karya Adihusada: Rakam) 


buletinkapass.com--Upacara apel bendera 17 Agustus 2022 Ponpes Tajul Karomah selain dihadiri militer, tokoh agama, tokoh adat dan kepala desa Rakam Serta Kepala dinas Kominfo Dr. Fauzan Fuad.


Dalam pidatonya kadis Kominfo Lotim menyampaikan bahwa kemerdekaan kita adalah hasil perjuangan yang mengorbankan jiwa raga, harta dan airmata. Mereka mendedikasikan hidupnya untuk kemerdekaan mereka dan kita sebagai penerusnya


Selaku penerus bangsa, mahasiswa dan santri harus bersemangat menuntut ilmu, meningkatkan kualitas diri supaya kemerdekaan menjadi berarti. Ujarnya


Orang-orang yang merdeka adalah orang yang menyerahkan seluruh hidupnya untuk berbuat baik tanpa harus bertanya apa balasannya, karena yakin Allah pasti akan membalas kebaikannya. Tutupnya


Upacara bendera ditutup dengan pentas seni tongkek sebuah musik tradisional Lombok Timur dan Senin modern, dari santri dan mahasiswa.


||ysm

Universitas Indonesia lakukan edukasi untuk kurangi Dampak Paparan Panas dan Pestisida pada Petani di Sembalun, Lombok Timur


(edukasi untuk kurangi Dampak Paparan Panas dan Pestisida pada Petani di Sembalun, Lombok Timur)



buletinkapass.com- Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) memberikan edukasi bagi petani di Sembalun tentang bahaya pestisida berlebihan dan sengatan panas. 14/8


Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Sembalun yang diikuti oleh 40 orang peserta dari berbagai desa di Kecamatan Sembalun.


Acara dibuka oleh Retnowati, SKM, MKM dilanjutkan sambutan dari H. Husnul, perwakilan dari UPP Pertanian Sembalun dan  sambutan dari Dion Zein Nuridzin SKM, MKM selaku perwakilan dari para pengabdi. Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan edukasi yang dibagi dalam 3 sesi.


Koordinator Penyuluh Dinas Pertanian Lombok Timur, Zainuddin., SP. Dalam pemaparannya mengajak petani untuk menggunakan pestisida secara bijak sesuai dengan dosisnya dan mengingatkan untuk Back to Nature. Selain itu, beliau juga menghimbau petani agar tetap menggunakan APD selama melakukan penyemprotan karena "mencegah lebih baik dari mengobati".

Baca juga mengenal 4 simbol-bintang-kehormatan Prabowo

Sementara itu dari Universitas Indonesia, Shafira Agustina. Shafira menyampaikan dampak yang dapat timbul dan cara megurangi dampak sengatan panas dan pestisida bagi kesehatan para petani.


Selain memberikan edukasi kepada petani, FKMUI juga memberikan modul edukasi dan beberapa sarana kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) berupa topi pelindung panas dan sarung tangan. Diharapkan penggunaan APD ini akan mengurangi dampak sengatan panas saat petani bekerja.


Seentara itu, Staf promosi kesehatan RSUD Provinsi NTB, Siti Syahidati Fauzana, SKM, MPH dan Husairi, SKM. Materi yang disampaikan berupa pemaparan  kegiatan Gerakan Masyatakat Hidup Sehat (Germas) yang dapat dilakukan oleh para petani termasuk di dalamnya praktek 6 langkah cuci tangan yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan. Praktek cuci tangan ini diharapkan akan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari terutama setelah para petani selesai melakukan penyemprotan. 


||Ysm