This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Resiko Menyalakan Kipas Saat Tidur

buletinkapass.com-Indonesia memiliki lingkungan beriklim tropis. Sering kali hal ini menyebabkan rasa gerah atau udara panas di sekitar kita.

Karenanya, banyak orang menggunakan kipas angin atau AC untuk mendinginkan udara. Bahkan ketika tidur, kedua benda ini sering kali tidak dimatikan.
Padahal, tidur dengan kipas menyala disebut-sebut memiliki potensi bahaya. Tapi, benarkah demikian?
Dirilis dalam laman kompasiana.com, Dirangkum dari Live Science, Jumat (27/07/2018), para ahli mengatakan kenyataannya tidak begitu buruk.
"Tidak ada apapun tentang kipas angin yang beracun," ungkap Dr Len Horovitz, seorang pulmonolog (ahli penakit pernapasan).
"Tidak ada yang salah dengan sirkulasi udara," tambah dokter yang bekerja di Lenox Hill Hospital, New York City ini.
Meski begitu, dia mengingatkan bahaya yang disebabkan oleh pergerakan udara yang cepat, termasuk karena kipas angin.

Reaksi Alergi
Horovitz menyebut, pergerakan udara yang cepat bisa menguapkan uap air dari mulut dan saluran hidung. Artinya, ini membuat kering area sekitar mulut dan saluran hidung.
Ini bisa membuat debu lebih mudah masuk ke mulut atau saluran hidung.
Padahal, kipas angin sendiri dengan mudah menyebarkan debu yang mungkin mengganggu, terutama jika seseorang memiliki alergi.
"Kipas angin bisa menciptakan aliran udara yang dapat membantu mensirkulasikan partikel udara dalam ruangan, termasuk polutan dan beberapa alergen," ungkap Dr Clifford Bassett, penulis buku The News Allergy Solution dikutip dari The Independent, Kamis (26/07/2018).
Karena itu, Horovitz menyarankan untuk menjaga jarak antara kipas angin dengan tempat tidur. Tak hanya itu, dia juga mengingatkan untuk menjaga filter udara di kamar tidur.
Sedangkan Bassett menyebut, rajin membersihkan pisau kipas angin bisa membantu meringankan alergi.

Nyeri Otot
Terlepas Anda memiliki alergi atau tidak, tidur dengan kipas angin menyala tidak disarankan karena bisa menimbulkan nyeri otot.
Menurut Sleep Advisor, kekakuan dan pegal otot bisa terjadi karena konsentrasi udara dingin pada bagian tubuh tertentu.
Artinya, terpapar kipas angin selama waktu tertentu bisa membuat otot tegang dan kram.
"Masalah ini sangat umum bagi orang yang tidur dengan kipas menyala di dekat wajah dan leher mereka. Ketika Anda bagin di pagi hari, leher biasanya terasa kaku, itu mungkin karena paparan angin yang terus menerus," tulis penjelasan di situs tersebut.
Namun, Horovitz menyebut hal ini akan lebih bermasalah bagi pengguna AS dibanding kipas angin.
Dia kemudian menyarankan untuk tidak tidur dengan AC menyala dengan suhu yang lebih rendah dari 20 derajat Celcius.

Gubernur NTB, Gelar Tanggap Bencana Alam

buletinkapass.com-Setelah ditimpa bencana gempa dengan kekuatan 6,4 pada kedalaman laut, Gubernur NTB DR. Zainul Majdi saat mengisi pengajian umum dan haul pahlawan nasional TGKHM. Zainuddin Abd Majid mengharapkan agar seluruh elemen melakukan respon cepat atas bencana tersebut. minggu 29/18
Berdasarkan data yang telah terkumpul bahwa jumlah korban jiwa dan kerugian materiil sementara adalah, Kec. Bayan : meninggal dunia 4 orang atas nama Janiarto, 8 th, Dusun Pademare Desa Sambi elen, kec. Bayan, Rusdin,34 th, Desa Loloan, Sandi, 20 th, Sumbawa (tkp treng ikut Ds. Senaru), Natrinep,11 th, Dusun senaru, Ds. senaru Kec. Bayan
Sementara itu, Luka berat 5 orang, luka ringan 34 orang dengan kerusakan, rumah sakit Rusak berat 41 unit rumah, rusak Sedang : 74 unit rumah, rusak Ringan  : 148 unit tumah dengan kerusakan pada fasilitas umum, Masjid 2 unit, Musolla 1 unit, Pura 2 unit

Sementara itu di Kec. kayangan tidak ada yang meninggal dan luka berat, hanya terdapat luka ringan 2 Orang dengan Kerusakan Ringan : 44 Unit rumah, di Kec. Gangga, Luka ringan 2 Orang, Kec. Tanjung luka ringan 1 Orang,  32 unit rumah rusak ringan, Masjid 2 unit, Musholla 3 uni, Sekolah 1 unit, pura 1 unit. Kec. Pemenang, Luka ringan 2 Orang dengan 31 unit rumah rusak ringan dan Sekolah : 1 unit

Total

MD               :     4 orang
Luka berat   :     5 orang
Luka ringan :    41 Orang
Total : 50 orang

*Kerusakan :*

Rusak berat    : 41
Rusak sedang : 74 unit
Rusak Ringan : 255 unit
Masjid             : 4
Musolla           : 4
Sekolah           : 2
Pura                 : 3
Total : 383 unit

Situasi sementara Masyarakat masih berada di areal terbuka untuk mengantisipasi adanya gempa susulan

Tim Bantuan sudah berada dilokasi terdiri dari :

1. Personil Polda NTB
2. Polres Lotara
3. TAGANA/Disos
4. BPBD KLU
5.  RAPI NTB dan RAPI KLU
6.Pemda KLU

Bantuan dibutuhkan segera oleh para korban :

1. Makanan dan air minum
2. Tenda
3. Fasilitas kesehatan


*2. Di Kec. Sembelia :*

a. 9 org meninggal a.n :

1. Papuk Bambang umur 60 th alamat desa Sugian, Kec Sembelia kab Lotim.
2. Zahra umur 3 tahun alamat : Dusun Bt.Sila,Desa Dara Kunci ,Kec.Sambelia.Penyebab meninggal karna ditendes tembok bangunan rumahnya.
3.Adiatul Aini 27 tahun.
Alamat : Desa Medain,Kecamatan Sambelia.
4.Herniati 35 tahun.
Desa Medain ,Kecamatan Sambelia.
5.Firdaus 7 tahun .
Alamat : Mentareng,Desa Obel ~ Obel ,Kecamatan Sambelia.
6. Mapatul Akherah 7 tahun .
Alamat Desa Obel ~ Obel.
7.Baiq Nila Wati 19 tahun.
Alamat : Desa Madain ,Kec.Sambelia.
8.Herli 9 tahun.
Alamat : Desa Madain ,Kec.Sambelia.
9.Fatmirani 27 tahun .
Alamat : Desa Madain,Kec.Sambelia.

b. Luka berat maupun luka ringan di Kec.Sambelia sbb :

- Lapangan Desa Obel ~ Obel 51 luka ringan dan berat.
- Pukesmas Belanting 62 orang luka berat dan ringan.
-Pukesmas Sambelia 9 orang luka berat dan ringan.

*3. Di Kec. Sembalun :*

a. 2 org meningal dunia :
1. Isma, 30 th, Islam, mahasiswa, alamat Ampang Malaysia (warga negara malaysia) pendaki gunung.
2. Inaq Marah, 80 th, Islam, dsn Kokok Putek desa Sajang

b. Korban luka : 29 orang.

B. *Kerugian Materiil:*

*Kec. Sembelia :*

Desa Dara Kunci dan Desa Sugian.
- 59 rumah rusak berat.di
- 55 rumah rusak ringan.

Desa Obel ~ Obel
- 144 rumah rusak berat.
- Rusak ringan 110 rumah.

Desa Belanting
- rusak berat 170 unit.
- Rusak ringan 95 unit.

* Kec. Sembalun*

a. Rumah rusak berat : 25
b. Rumah rusak ringan : 100

*KEGIATAN PENANGAN :*

*_A. Koordinasi dgn Pemkab, Disos, BPBD beserta pihak terkait lainnya._*

*Evakuasi korban luka_*
Dari lokasi Kesehatan Lapangan - Puskesmas Lapangan - RSUD Selong.
1) Luka Ringan di tangani di Tenda Kesehatan.
2) Luka Berat di evakuasi ke RSUD. Selong.

*Mendirikan Posko dan Rumah sakit lapangan di :*
1) Depan Puskesmas Sembalun Kec. Sembalun dan rencana akan didirikan di Lapangan Samping Kantor Camat
2) Depan Puskesmas Belanting (Sementara, akan dipindahkan ke Kantor desa Belanting)
3) Lapangan depan Kantor Desa Obel-obel Kec. Sembelia.

*Mendirikan Posko Penanggulangan di :*
1) Kantor Camat Sembalun.
2) Kantor Desa Belanting Kec Sembelia

*Mendirikan dapur umum di :*
1) Kantor Camat Sembalun.
2) Kantor Desa Obel-obel Kec Sembelia.
3) Kantor Desa Belanting Kec. Sembelia.

*Catatan :*
1. Tenda Posko Penanganan telah didirikan.
2. Tim Kesehatan Denkesyah Mataram telah bergabung di posko penanganan sementara.
3. Tenda kesehatan lapangan sedang perjalanan dari Mataram menuju sasaran masing2.
3. Tenda Pengungsi sementara menggunakan Sarpras yg ada sambil menunggu Tenda Pengungsian sampai di Lokasi bencana.

||ihin

Tidur Tanpa BraTidak Seburuk Anggapan Orang

buletinkapass.com-Banyak orang beranggapan, wanita harus tetap tidur mengenakan bra agar payudara tidak mengendur.
Pesohor Marilyn Monroe semasa hidupnya juga biasa menggunakan bra saat tidur karena keyakinan yang sama.
Namun, apakah anggapan tersebut benar?
Tribunjambi merilis dalam lamannya bahwa Founder London Doctor Clinic, Dr Seth Rankin menjelaskan, apakah tidur tanpa bra memang berdampak pada bentuk dan tekstur payudara.
'' Payudara mengendur memang tak terhindarkan seiring bertambahnya usia wanita.''
''Sebab jaringan penghubung yang nenyangga payudara terus menerus berkurang elastisitasnya,'' kata Dr Rankin kepada Cosmopolitan.
Ia menambahkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan payudara mengendur.
Antara lain, kehamilan, menyusui, faktor genetis, merokok, pengurangan atau penaikkan berat badan drastis, serta aktivitas intensitas tinggi.
Akibat banyaknya faktor tersebut, maka sulit untuk mengukur efek penggunaan bra saat tidur.
Namun, bukan berarti tidak ada pula dampaknya

Begini, Arti Sebenarnya Garis Tangan

buletinkapass.com-Jejerkan kedua telapak tangan, lihat apakah garis utama bertemu? Jika iya inilah artinya.
Palmistri atau teknik membaca garis tangan adalah teknik kuno yang berasal dari India.
Ini sangat menarik karena dapat menceritakan banyak tentang sifat-sifat kepribadian tersembunyi dari orang hanya dengan melihat tangan mereka.
Beberapa menganggapnya sebagai ilmu palsu, tetapi yang lain sangat percaya bahwa itu tidak palsu.
Garis yang paling banyak bercerita tentang Anda, adalah garis yang dimulai di bawah pangkal jari-jari yang disebut garis hati.
Itu bisa mengungkapkan banyak hal tentang kehidupan cinta masa depan Anda dan hubungan Anda.
Anda benar-benar dapat membacanya sendiri dengan bantuan tips berikut.
Tribunjambi.com, merilis bahwa satu-satunya hal yang harus Anda lakukan adalah menempatkan telapak tangan Anda di samping satu sama lain dan perhatikan apakah garis-garisnya cocok atau sedikit bengkok.
1. Jika garis tangan kanan lebih tinggi dari yang lain, Anda adalah kekasih yang baik dan jauh lebih bijaksana daripada kebanyakan orang seusia Anda.
Anda mungkin menikahi seseorang yang jauh lebih tua dari Anda. Anda tidak peduli dengan pendapat orang lain dan Anda ingin hidup bebas.
Anda suka menantang pandangan masyarakat tentang apa yang normal. Anda melakukan hal-hal dengan cara yang beberapa orang mungkin anggap aneh.
2. Jika garis kiri lebih tinggi, Anda adalah orang yang mandiri dan Anda tidak perlu cinta untuk merasa lengkap.
Meskipun Anda merasakan kebutuhan akan cinta, Anda tidak ingin menghabiskan seluruh hidup untuk mencarinya, meskipun Anda menyukai tantangan yang baik.
Kadang-kadang Anda agresif ketika mengklaim barang-barang Anda, dan Anda siap untuk menghilangkan setiap hambatan yang mungkin ada di antara Anda dan cinta Anda.
3. Jika kedua garis berada pada ketinggian yang sama, Anda memiliki kepribadian yang tenang dan membuat Anda menjadi orang tua yang sangat baik.
Anda sangat lembut dan orang-orang seperti Anda adalah alasan mengapa orang lain masih memiliki keyakinan pada kemanusiaan. Anda sangat berempati karena akal sehat dan kepekaan Anda yang baik.
Anda cenderung menikah dengan seseorang yang diterima oleh semua orang di lingkaran sosial Anda.
Nah apa hasilnya? Apapun itu ini hanya teknik kuno yang pernah dipraktekkan sebagian orang.
Bagi orang yang beriman, nasib dan kehidupan sudah ada yang mengaturnya, tidak tergantung dari garis tangan

Benarkah 7 Gelas Kopi Sehari Dapat Memperpanjang Umur

buletinkapass.com- Tak lengkap menjalani hari tanpa kopi bagi para pecintanya. Namun terlalu banyak kopi konon tidak baik bagi kesehatan tubuh.
Sebenarnya manfaat kesehatan kopi masih diperdebatkan hingga kini. Namun sebuah penelitian terbaru membawa kabar baik bagi para pecinta kopi.
Dalam tulisannyang dirilis liputan6.com, bahwa sebuah laporan peneliti dari National Cancer Institute dan National Institutes of Health menemukan bahwa minum kopi dapat dikaitkan dengan risiko kematian dini yang lebih rendah.
Laporan tersebut juga mengatakan minum hingga tujuh cangkir kopi sehari dapat menurunkan tingkat kematian hingga 16 persen, seperti mengutip dari Independent, Sabtu (7/7/2018). Padahal Badan Standard Makanan Inggris hanya merekomendasikan setengah dosis kafein dari tujuh cangkir tersebut.

Perbandingan minum kopi dengan tingkat kematian dini

Studi ini menemukan bahwa orang yang minum delapan cangkir atau lebih per hari mengalami tingkat kematian yang berkurang sebanyak 14 persen. Sementara presentase ini meningkat menjadi 16 persen jika seseorang minum enam hingga tujuh cangkir.
Dua hingga lima cangkir mengurangi tingkat kematian dini sebesar 12 persen. Sementara satu cangkir atau kurang per hari justru hanya mengalami pengurangan tingkat kematian dini sebanyak enam hingga delapan persen.
"Minum kopi berbanding terbalik dengan kematian, termasuk di antara mereka yang minum delapan cangkir atau lebih per hari dan mereka dengan polimorfisme genetik yang menunjukkan metabolisme kafein lebih cepat atau lebih lambat," menurut studi tersebut.

Manfaat Kopi

Temuan ini menunjukkan pentingnya konstituen non kafein dalam mortalitas kopi dan memberi kepastian lebih lanjut bahwa minum kopi bisa menjadi bagian dari diet sehat. Laporan ini mengikuti penelitian terbaru yang diterbitkan dalam PLOS Biology yang menghubungkan konsumsi kafein dan peningkatkan denyut jantung.
Para peneliti dari Heinrich-Heine-University dan the IUF-Leibniz Research Institute for Environmental Medicine di Düsseldorf, Jerman mengungkapkan mengonsumsi kopi empat cangkir sehari dapat melindungi sel-sel kardiovaskular dari kerusakan dan bahkan memperbaikinya. Dengan demikian, minum kopi atau minuman berkafein lainnya bisa dikatakan bermanfaat bagi orang yang mengalami masalah jantung

4 Cara Mudah Hilangkan Embun di Kamera Smartphone Kamu

buletinkapass.com-Pernah nggak sih kamera ponsel kamu berembun?
Mungkin karena nggak sengaja kehujanan atau pun tersiram air.
Kejadian seperti ini memang bikin deg-deg-an ya.
Semoga saja kamu nggak pernah mengalami nasib buruk ini.
Namun, buat jaga-jaga, simak yuk bagaimana menghilangkan kamera ponsel yang berembun.
Dalam tulisan yang dirilis pada kubik, ada beberapa tahapan untuk mengatasi masalah jika kamera ponsel terkena emnun. 
1. Menggunakan silica gel
Silica gel biasa ditemukan bersama sepatu yang kita beli.
Bahan ini berfungsi untuk menyerap kelembaban.
Caranya mudah, yaitu dengan bongkar ponsel kamu lalu masukkan ke dalam stoples.
Lalu, masukkan silica gel di sekitarnya dan tutup wadah itu.
Diamkan semalaman, esok paginya dijamin hape kamu nggak berembunlagi deh.
2. Menggunakan beras
Cara yang satu ini pasti sudah sering kamu dengar kan?
Cara menghilangkan embun dengan beras juga cukup mudah kok.
Kamu hanya perlu memasukkan beras secukupnya di sebuah wadah.
Lalu masukkan hape kamu ke dalam beras yang tadi sampai seluruh bodinya tertimbun.
Selanjutnya, tunggulah hingga kurang lebih setengah hari sebelum akhirnya kamu ambil hapemu itu.
3. Menggunakan Hair Dryer
Alat pengering rambut ini juga bisa kamu manfaatkan untuk menguapkan atau menghilangkan embun di kamerahape.
Cara penggunaannya pun mudah, kamu hanya perlu menyalakan hair dryer dan keringkan kamera hape yang berembundengan hair dryer.
Jangan lupa untuk mematikan ponsel terlebih dahulu ya.
4. Menggunakan lampu
Panasnya lampu bisa membantu menghilangkan embun pada kamerahape lho.
Kamu hanya perlu mematikan ponsel dan letakkan di atas alas yang datar.
Arahkan lensa kamera HP ke atas atau letakan lensa kamera HP di bagian atas, alias tengkurapkan hapemu.
Lalu, sorotkan lampu ke arah kamerahape sampai embun di kamera menguap

Puisi Yogismemeth

(ilustrasi)

zizi alhusein
Demi hujan di jantungku
Guncangannya meluap hingga ke pelupuk
Dan sebelum maaf keluar dari mulutmu
Aku telah berdamai dengan segenap dendam

Amin. Kepada rindu yg belajar berenang di laut pilu. Semoga rusukku adalah kamu. My Z

||ys.m

Hati-Hati Apabila Anda Mengalami Gejala Ini

(ilustrasi)

buletinkapass.com-Kekurangan vitamin saat puasa umumnya akan menimbulkan gejala yang memengaruhi bagian tubuh tertentu.
Karena pada dasarnya, vitamin adalah nutrisi organik yang sangat penting untuk kesehatan dan fungsi normal sel-sel metabolisme tubuh
Saat kekurangan vitamin, kita mungkin tidak terkena penyakit, tapi bisa mengalami fungsi tubuh yang terganggu. Apa saja tandanya?
Berikut ini adalah ciri dan gejala tubuh yang kurang vitamin.
Dirilir oleh tribun, ada beberapa gejala mendasar yang terlihat seseorang kekurangan vitamin
1. Penglihatan menurun adalah ciri tubuh kekurangan vitamin A
Banyak yang tidak sadar kalau tubuh sedang kekurangan vitamin A. Terlebih lagi, gejala seperti penglihatan yang kabur, kulit kering dan sesak napas, dirasa umum bagi yang sedang menjalankan puasa.
Padahal ciri serta gejala tersebut bisa menjadi salah satu indikasi bahwa tubuh perlu dan kurang vitamin saat puasa.
Kita bisa memperoleh vitamin A saat sahur dan berbuka dengan mengonsumsi sayuran yang berwarna cerah seperti wortel, sayur sawi, makan telur, minum susu dan bahkan mengonsumsi suplemen vitamin A anjuran dari dokter
noskinproblems.com
Permasalahan rambut rontok
2. Rambut rontok dan diare menjadi tanda kurang mineral zinc
Pernahkah saat puasa mengalami kerontokan rambut, diare, atau indra pengecap jadi berkurang ketajamannya? Bisa jadi itu merupakan ciri tubuh kekurangan mineral zinc atau seng.

Zinc sangat dibutuhkan tubuh ketika puasa untuk membantu mengatur nafsu makan, mengurangi tingkat stres, dan memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh.
Gejala lainnya bisa meliputi menurunnya bobot tubuh dan lamanya penyembuhan luka ketika puasa. Kita bisa mendapatkan mineral zinc pada sumber makanan daging hewani, hati hewan (biasanya sapi atau ayam), labu dan sayur bayam.
3. Sering kesemutan jadi tanda kurang vitamin B
Salah satu ciri kurang vitamin saat puasa adalah dengan munculnya kesemutan di bagian tubuh tertentu. Biasanya kesemutan dialami di bagian kaki dan tangan. Hal itu juga disebut sebagai neuropati perifer.
Gejala neuropati perifer memiliki beberapa kemungkinan penyebab, di antaranya kekurangan vitamin B. Vitamin B tersebut meliputi vitamin B6, B9, B12, serta vitamin E dan niasin yang sangat penting untuk kerja saraf tubuh.
4. Bibir pecah-pecah bisa jadi tanda kurang vitamin C
Bibir pecah-pecah memang tidak sedap dipandang siapa saja, dan itu menjadi tanda bahwa di dalam tubuh mengalami kekurangan sejumlah vitamin.
Ya, vitamin C yang minim akan menghasilkan reaksi tubuh tertentu, antara lain bibir pecah-pecah, kulit wajah pucat, dan bahkan mood jadi gampang turun saat puasa.
Kita bisa mendapatkan nutrisi vitamin C penting dari buah dan sayuran. Terutama buah yang mengandung asam seperti jeruk, lemon, dan pepaya.
Sedangkan vitamin C dari sayuran bisa didapatkan dari paprika, cabai, kentang, brokoli, sayuran hijau dan ubi jalar. Kadar asupan vitamin C yang cukup sehari-hari adalah sebanyak 75 mg untuk wanita dan 90 mg untuk pria.

RUKMINAH

(ilustrasi)

buletinkapass.com-Rukminah, perempuan berusia 21 tahun itu, senyum-senyum sendiri di depan cermin. Sembari menyisir rambutnya. Perlahan, Ia memperhatikan wajahnya sendiri. Mulai dari alisnya yang rapi, matanya yang teduh, hidungnya yang agak mancung, hingga bibirnya yang selalu dibilang seksi oleh Madun, lelaki yang setahun belakangan ini menjadi kekasihnya. Selepas itu, Rukminah beranjak ke tempat tidur. Memandang dua buah foto Madun yang dipajang pada sebuah meja kecil di tepian ranjang. Ia membelai foto itu dengan mesra sebelum meletakkannya di atas dada sambil berbaring.

Rukminah sungguh tak sabar menunggu kedatangannya ibunya dari pasar. Ada kabar gembira sepertinya yang ingin Ia sampaikan pada sang Ibu. Rukminah beranjak duduk, meletakkan kembali foto kekasihnya setelah mengecup tiga kali foto itu. Kemudian berjalan ke teras depan menunggu sang Ibu.

Dari kejauhan, sang Ibu terlihat dengan wajah sedikit lelah membawa beberapa tas yang penuh dengan belanjaan. Rukminah tergesa menghampiri ibunya, mengambil beberapa tas untuk dibawanya.

"Aduh, anak Ibu yang cantik, Ibu masih kuat sayang"

"Gak apa Bu, ibu capek, biar Minah bantu"

Mereka pun berjalan sampai ke teras rumah. Melepas tas dan duduk sejenak.

"Kabar gembira apa yang hendak kau sampaikan Minah. Ibu penasaran membaca sms mu tadi pagi"

Rukminah hanya tersenyum. Dengan perlahan Ia mendekatkan bibirnya ke telinga sang Ibu. Beberapa kalimat Ia bisikkan, terlihat dari bibirnya yang komat-kamit. Wajah sumringah dan bahagia terpancar dari wajah sang Ibu mendengar apa yang disampaikan Rukminah. Letih di wajahnya menjelma tiada.

"Ini suatu kebanggaan Minah, anak Ibu. Kabar ini harus kita sampaikan pada Datoq Husen, kakekmu, pada H. Athar, paklekmu, dan semua warga dusun ini" Ucap sang Ibu dengan nada tegas dan semangat yang berkobar.

Rukminah tersenyum dan memeluk Ibunya. Mereka sungguh bahagia di siang yang agak panas itu. Lalu setelah keluarga besar berkumpul di suatu malam yang direncanakan. Kesepakatan untuk mengadakan acara syukuran pun terjadi.

"Minah, kau harus mengambil cuti 3 hari di rumah sakit tempatmu bekerja, agar kau bisa menyiapkan acara besar ini" Perintah Datoq Husen.

"Nggih Kek" Jawab Rukminah.

"Begitupun Madun, suruh Ia cuti 3 hari dari kantor. Ini adalah acara luar biasa dan akan jadi suatu kebanggan bagi keluarga besar kita" Lanjut sang kakek dengan wajah sumringah.

"Sudah Kek, tiang sudah membicarakan semuanya dengan Kang Madun, dan kelurga besarnya pun sudah setuju" Jawab Rukminah.

Si Kakek tersenyum bahagia mendengar apa yang di ucapkan Rukminah. Begitu pun dengan keluarga yang lain. Wajah mereka seperti sedang dalam kebahagiaan yang teramat besar. Semua berdecak kagum dan bangga dengan Rukminah.

"Kau lihat kakak misanmu, si Rukminah, kau harus mencontoh dia" Ucap Lukman, paman Rukminah, kepada Asiah, anak perempuannya yang baru berusia 17 tahun.

Beberapa jamuan pun mulai dikeluarkan oleh Ibunda Rukminah sebagai pelengkap atas kebahagiaan malam itu. Mulai dari pisang hijau, jajanan abek, kue basah dan bergelas-gelas teh hangat. Semua keluarga saling berkelakar, tertawa sembari menikmati jamuan itu.

***

Beberapa persiapan segera dilakukan, acara tinggal dua hari lagi. Semua konsep sudah ada pengurusnya masing-masing. Ada yang bertugas membeli segala perlengkapan ke pasar. Ada yang mulai memasang terop. Ada yang tugas mengantar undangan ke kerabat atau keluarga yang jauh. Rukminah sendiri diperlakukan seperti putri, Ia tak boleh mengerjakan apapun. Hanya dibolehkan duduk dan tersenyum pada siapapun kerabat yang datang untuk membantu.

"Bu. Bagaimana dengan warga kampung, apa perlu pake undangan?" Tanya Sakur, kakak lelaki Rukminah pada Ibunya.

"Gak perlu nak, besok hari Sabtu sore ibu minta Sumardan, merbot musholla untuk mengumumkannya, agar semua warga datang di pesta berbahagia ini" Tegas ibu Rukminah.

Sakur pun pamit untuk mengurus hal lain. Kemudian Abdul, misan Rukminah mendekat.

"Bu, meja prasmanan posisinya di mana?

"Di ujung timur nak, agar tamu yang datang lebih leluasa menikmati jamuan"

Abdul pun langsung pamit. Ibunda Rukminah memperhatikan kiri kanan, melihat apa saja yang sudah dan belum dipersiapkan. Tampaknya 80 persen sudah persiapan dilakukan, tinggal memasak untuk jamuan prasmanan saja.

***

Seperti janjinya, pada suatu sore di hari sabtu, Ibunda Rukminah menemui Sumardan, memberikan selembar surat untuk diumumkan di Musholla, tentu dengan sebuah amplop sebagai ucapan terima kasih pada Sumardan. Seperti biasa, Sumardan dengan gesit mengumumkan hal itu. Apalagi kalo amplopnya sedikit tebal.

Selang beberapa saat, speaker musholla menggema menyampaikan kabar gembira ke seluruh kampung. Ibunda Rukminah sembari berjalan pulang, senyum-senyum sendiri mendengar suara Sumardan yang agak berat. Ibu-ibu lain yang kebetulan berpapasan, memberi ucapan selamat. Wajah Ibunda Rukminah semakin terlihat bahagia.

Meski, Ibu Sahnah, tetangganya, terlihat sedang mengomeli anak perempuannya yang bernama Ida, seorang gadis yang sudah berumur 23 tahun. "Kamu harus contoh si Minah, kamu harus buat ibu bangga, keluarlah sesekali, jangan di rumah saja. Kerjaan cuma nonton TV. Kapan kamu bisa buat ibu bangga seperti Rukminah!!"

Ibunda Rukminah tersenyum kecil mendengar itu sambil berjalan menuju rumah.

***

Hari minggu yang dinanti telah tiba. para tamu undangan pun sudah mulai berdatangan. Ada yang membawa sekeranjang buah, sekeranjang beras, gula dan jajanan. Tamu yang laki-laki membawa amplop, kadang juga bingkisan kado. Suasana semakin ramai, mulai dari anak-anak, remaja, dan orang tua. Beberapa mobil terlihat berjejer, tampaknya para tamu undangan yang datang dari jauh.

Rukminah didampingi Ibunya keluar. Demikian juga Madun, ia berdiri di sebelah kanan Rukminah, mengenakan setelan jas hitam dengan dasi kupu-kupu. Rukminah mengenakan kebaya merah dan beberapa kalung emas menghiasi lehernya. Ibunda Rukminah pun memakai aneka perhiasan, mulai dari kalung, gelang dan anting yang kerlap-kerlip. Perhiasan yang bertahun-tahun disimpan rapi dan hanya dikeluarkan sesekali kalau ada hajatan.

Semua tamu undangan terkesima dan berdecak kagum menyaksikan itu. Tibalah saatnya Ibunda Rukminah berbicara dengan loudspeaker yang suaranya sampai ke seluruh penjuru kampung.

"Para tamu undangan yang berbahagia. Kami sampaikan terima kasih tak terhingga kepada kalian semua yang sudah berkenan hadir di sini. Di hari yang berkah ini, kami akan menyampaikan kabar gembira".

Semua tamu bersorak sembari tepuk tangan. Ibunda Rukminah tersenyum dan kembali melanjutkan ucapannya. "Terima kasih untuk tepuk tangannya. Kabar gembira yang ingin kami sampaikan adalah bahwa anak perempuan kami satu-satunya, yakni Rukminah sudah tidak perawan lagi. Tepatnya, Ia tengah mengandung 3 minggu. Tentu ini hasil cintanya dengan kekasihnya, Madun" Ibunda Rukminah menyampaikannya dengan semangat yang berkobar dan kebahagiaan yang terpancar teramat jelas di wajahnya.

Tamu undangan lagi-lagi tepuk tangan. Rukminah dan Madun senyum bahagia sembari tangan Madun menggenggam erat tangan Rukminah. Tatapan mereka beradu, sekian detik, seperti jatuh cinta lagi.

"Tentu hal ini menjadi kebanggaan besar bagi kami sekeluarga. Kami tidak sia-sia mendidik Rukminah semenjak kecil, menyekolahkannya, menjadikan Ia perawat. Kini, tibalah saatnya Rukminah memberi kebanggaan besar bagi keluarga, khususnya, bagi saya, ibu kandungnya. Tak lupa, rasa syukur tak terhingga kepada Tuhan yang Esa, sebab di luar sana, masih banyak ibu yang tidak beruntung seperti saya. Sekian"

Tepuk tangan tak henti terdengar, raut bahagia dari para tamu undangan. Meski, ada saja yang menyimpan rasa iri di wajahnya. Seperti Ibu Mahmudah, di tengah riuh tepuk tangan, ia langsung menelpon Putri, anak gadisnya.

"Kamu di mana? Ibu tidak mau tau, nanti malam kalo kamu sudah pulang. Kamu harus sudah tidak perawan. Suruh si Abdi, kekasihmu yang dokter itu menyetubuhimu. Delapan tahun pacaran tak ada hasil. Apa saja yang kalian lakukan? Sesekali buat ibu bangga!".

Tanpa mendengar jawaban dari anaknya, ibu Mahmudah menutup telpon dengan wajah geram. Begitu pun ibu Sahnah, ia langsung bergegas pulang, meski acara belum usai. Langkahnya tergesa menuju rumahnya, langsung masuk ke kamar Ida, anak perempuannya yang sedang asyik menonton TV. Ia seperti serigala menjambak rambut anaknya sekuat tenaga.

"Kamu ini, nonton TV terus, sekarang kamu keluar, temui Sukaib, pacarmu itu, paksa dia menyetubuhimu, jangan pulang kalo kamu masih perawan!" Ibu Sahnah sama sekali tak peduli dengan anaknya yang meringis kesakitan sebab dijambak rambutnya.

Sementara, di tempat acara, suasana mulai hening, sebab acara sebentar lagi usai. Semua tamu undangan dipersilahkan melepas topeng masing-masing. Topeng yang sudah dipersiapkan saat mereka masuk ke gerbang rumah.

Bukankah hal-hal tabu sering dijadikan sebuah kebanggan? (*)

Abah


ilustrasi.google


buletinkapass.com-Abah adalah seorang ulama terpandang di kota ini. Abah juga penyabar dan selalu menasehatiku dengan segala cerita kebaikan. Di masa kecil, tiap azan subuh hendak berkumandang, Abah akan mengetuk pintu kamarku dengan pelan. Jika aku tak langsung bangun, Abah akan lebih keras lagi menggedornya. Sampai pada aku terbangun dan membuka pintu. Waktunya sholat Subuh, Abah berucap. Aku berjalan sempoyongan ke kamar mandi, dalam kondisi ngantuk. Abah berangkat menjadi imam di mesjid yang tak jauh letaknya dari rumah. Seringkali aku bohong pada Abah, aku hanya mengambil air wudhu, lalu berjalan ke kamar, mengonci pintu dan langsung tidur. Abah tak pernah tau.
Pernah suatu kali saat Ibu baru sebulan meninggal, Abah membawaku jalan-jalan ke sebuah surau kecil di ujung Jalan Mandalika. Di sana, Abah mengenalkan beberapa bocah seumuranku. "Ini namanya Malida, dia bocah yatim piatu sejak umurnya dua bulan" Abah bicara. "Ini namanya Ismail, tangannya buntung sebelah bekas kecelakaan" Abah bicara pelan. Waktu itu aku sedang ngambek, ingin dibelikan mainan yang harganya lumayan mahal. "Kita musti bersyukur Han, banyak orang lain yang lebih kekurangan. Jangan melihat selalu ke atas, sesekali menunduk. Agar jiwa kita tenang" Abah tersenyum, bergantian menatap kami. Malida senyum juga. Aku masih saja terdiam kepikiran mainan tadi. Abah kemudian mengajakku pulang. Sebelumnya, kami mampir ke makam Ibu. Abah menangis di pinggir makam Ibu. Bibirnya tak henti mengaji dan berdo'a.
Malamnya Abah terlihat duduk di bangku kayu pinggir ranjangnya. Sesekali Ia memandang potret Ibu. Matanya terlihat basah. Besoknya, pagi-pagi Abah berangkat ke kampung seberang untuk ceramah. Aku diberinya uang jajan saat berangkat sekolah, lebih banyak dari biasanya. "Abah mungkin pulangnya sore. Ini uang jajan untuk sekolah dan ini pakai belanja waktu pulang. Abah sudah titip makan di Ibu Muslimah. Nanti dia yang akan bawain kamu makan" Abah menyalami tanganku dan memelukku sangat erat. Begitu hangat. Ibu Muslimah adalah tetangga kami, Ia baik dan baru dua bulan jadi muallaf. Ia juga setiap maghrib akan datang belajar mengaji pada Abah.
***
Hari tetap berjalan sebagaimana mestinya. Jadwal Abah ceramah ke berbagai mesjid semakin banyak. Apalagi setelah Maskur, pemuda kampung sebelah, mengupload video Abah yang sedang ceramah. Banyak pujian di kolom komentarnya. Ada yang bilang suara Abah menyejukkan, ada yang bilang Abah pandai menyelipkan humor di setiap pengajiannya hingga jamaah tak bosan, ada juga yang bilang Abah kharismatik. Dan sejak video itu ramai dibicarakan, Abah akhirnya diundang ceramah keluar daerah. Abah sangat sibuk, dan hidup kami boleh dikata lebih dari cukup. Bahkan pernah sekali Abah tampil live di TV. Itu menjadi perbincangan warga berhari-hari. Aku lebih sering sendiri di rumah, meski sesekali Abah memintaku untuk ikut serta.
Sampai pada aku masuk sekolah menengah atas, Abah sama sekali tak pernah memintaku apalagi memaksaku untuk sekolah di madrasah. Aku selalu sekolah di sekolah negeri. Dan sebuah kejadian membuat Abah pilu. Waktu itu, aku baru saja pulang sekolah, aku duduk di korsi tamu. Abah sedang mengaji di atas sajadah. Tiba-tiba Ibu Salmah, dari kampung sebelah datang. Ia menggedor pintu dengan amat keras. Aku kaget, Abah dengan cepat bangun dan membukakan pintu. Wajah Ibu Salmah sudah memerah. Ada apa gerangan, Abah bertanya dengan suara lembut. Sebelumnya, Ia mengucap salam namun diabaikan oleh Ibu Salmah. Dengan nada emosi Ibu Salmah bicara, menjelaskan sesuatu pada Abah. Setelah hampir lima menit, Abah menoleh menatapku.
"Han, kesini dan cium tangan Ibu Salmah. Minta maaflah pada Beliau" Abah bicara pelan.
Aku masih diam saja, aku tak ingin meminta maaf pada Ibu Salmah. Namun mata ayah melotot, dan terus memintaku. Akhirnya aku bangun, berjalan pelan, kemudian mencium tangannya dan meminta maaf. Ibu Salmah kemudian pulang, masih ada raut kesal di wajahnya.
Abah kemudian memintaku duduk dan Ia bertanya, "Han, apa benar kamu sudah bicara kasar pada Eliana, anaknya Ibu Salmah?"
Eliana adalah teman sekelasku. Ia perempuan yang cantik, namun mulutnya terlalu berbisa. Setiap hari kerjaannya ngomongin orang, termasuk aku. Sudah tiga hari aku mendengar mulutnya terus nyerocos, dan tadi pagi adalah puncaknya. Ia bilang, abah ceramah hanya karena uang, bukan mencari ridho Allah semata. Spontan aku bilang 'monyet' padanya, dan Ia langsung menangis. "Kenapa kamu diam Han? Jawab Abah.." Abah bicara lebih keras.
"Ya, abah." Jawabku singkat. Abah menggeleng tiga kali.
"Han, denger Abah baik-baik. Bukankah abah sering bilang, kalau kita harus sabar, harus selalu menanam kebaikan. Abah tak pernah memaksamu untuk harus seperti abah, untuk harus menjadi ulama. Dimana pun kamu mau sekolah, abah tak pernah larang. Tapi satu yang abah minta, apapun yang orang bilang, hargai dan bersabarlah. Jangan cepat emosi" Abah mengelus rambutku. Aku hanya menunduk. Beberapa kali abah menghela napas yang begitu panjang. Tapi tasbih di tangannya tetap saja berjalan.
"Rasulullah pernah dilempar tai, pernah difitnah, bahkan dicurangi berkali-kali. Tapi Ia tetap sabar dan tak membalas semua itu dengan kejahatan pula. Bukankah api bisa padam oleh air, dan kejahatan jika dibalas dengan kejahatan, sungguh tak akan ada ujungnya, hanya merugi pada kedua belah pihak. Dan sungguh Allah membenci orang-orang yang selalu bermusuhan dan memutus silaturrahim" Abah terus bicara. Aku masih saja menunduk.
Suasana kemudian hening. Abah juga diam beberapa lama. Abah kemudian berdiri, lalu berkata, "Kamu makan sana Han, lauk sudah abah siapkan di piring. Kamu mungkin lapar. Kemudian habis makan, kamu mandi dan sholat" Abah meninggalkanku yang masih tertunduk. Rasa penyelasan di dadaku seperti mengepung. Abah terlihat malu pada Ibu Salmah. Apalagi saat Ibu Salmah tadi marah-marah dengan suara keras. Ibu Muslimah dan beberapa tetangga lain terlihat keluar pintu rumah melihat peristiwa itu.
***
Waktu berjalan begitu ringan, namun batuk abah terkadang terdengar berat. Pernah pula abah jatuh sakit oleh demam. Namun abah selalu sekuat mungkin untuk memenuhi setiap undangan pengajian. Semua kebutuhanku terus saja dipenuhi. Bahkan sampai aku masuk ke perguruan tinggi. Aku bilang pada abah, aku ingin mengambil jurusan teknik. Abah tersenyum, lalu mengangguk. Ia selalu tak pernah menghalang-halangi keinginanku. Ia sepenuh hati mendukung dan mendo'akanku. Resmilah aku sekarang menjadi seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi ternama.
Dan saat menjadi mahasiswa itulah, aku mulai sadar, betapa angin begitu lihai menerbangkan biji buah hingga jatuhnya begitu jauh dari pohonnya. Aku mengenal Acing dan Husein, mereka adalah teman kampus dari luar daerah. Acing anak seorang pejabat, dan Husein anak seorang pengusaha. Acing tak pernah sembahyang, dan Husein sangat rajin ibadah. Namun mereka memiliki kegemaran yang sama. Kegemaran yang juga membuatku sering melakukan hal rahasia saat abah tak ada di rumah. Semua berawal dari kedekatanku dengan mereka.
Dan tadi pagi, abah pamit untuk berangkat ke luar daerah sebab ada undangan ceramah. Abah memelukku begitu erat, Ia bilang "Han, jadilah orang baik. Abah percaya padamu" air matanya begitu hangat menempel di pipiku. Dan selang empat jam dari itu, rumahku digerebek. Aku, Acing dan Husein diborgol. Kami sedang pesta sabu. Tiga petugas berpakaian preman itu menyeret tubuh kami. Mereka sudah mengendus kelakuan kami sejak sebulan lalu. Para tetangga keluar rumah menyaksikan peristiwa itu. Dan sungguh, aku tak pernah bisa membayangkan bagaimana remuknya hati Abah jika kabar ini sampai di telinganya. (*)

Majidi, 2017.