This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Ungkap Kasus Narkoba Terbesar: 203 KG Sabu dan 404.491 Butir Ekstasi Berhasil Diamankan


buletinkapass.com--Kerjasama Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Riau bersama Direktorat Intelkam dan Polres Dumai berhasil menggulung 16 tersangka komplotan narkoba dengan barang bukti sebanyak 203 kilogram sabu dan 404.491 butir pil ekstasi disita hanya dalam kurun waktu 4 hari saja (11-14 September 2022).

Ini merupakan prestasi terbesar yang diraih Polda Riau dalam pengungkapan kasus narkoba.


Kapolda Riau Irjen Moh Iqbal didampingi Dir Narkoba, Dir Intelkam, Kabid Humas, Kabid Propam dan Kapolres Dumai pada konferensi pers yang digelar dihalaman mapolda Riau pada Senin sore (19/9/2022) mengatakan keberhasilan pengungkapan tersebut sebagai bukti jajarannya tetap menyatakan perang terhadap pengedar narkoba diwilayahnya.


“Tergelar barang bukti sabu 203 kg dan 404.491 butir ekstasi yang berhasil kita sita dari kasus penyalanggunaan tindak pidana narkoba. 203 kg sabu ini terdiri dari kasus TKP pertama yaitu di Taman Karya Pekanbaru, kita melaksanakan upaya paksa tentunya melalui proses penyelidikan. Tim Ditresnarkoba bekerja sama dengan Dit Intelkam berhasil mengungkap 100.000 butir ekstasi dan 100 kg sabu dengan 10 tersangka yang ada di belakang saya ini pada hari Minggu 11 september 2022,” terangnya.


“TKP kedua yaitu dihotel Holywood dan perumahan Griya Citra Pekanbaru pada esokan harinya (Senin 12 september 2022) diamankan 11 kg sabu dengan 4 tersangka ini dilakukan oleh Tim Ditresnarkoba. Dan menyusul hari Rabu 14 september 2022, TKP di Bandar Laksamana Bengkalis, giliran Tim Satuan Reserse Narkoba polres Dumai berhasil  menyita 92 kg sabu dan 304.491 butir ekstasi dari 2 tersangka,” urai lanjutnya.


Mantan Kadiv Humas Polri tersebut mengatakan bulan ini saja (September), Tim dijajarannya telah mengungkap lebih dari 250 kg sabu dan beberapa ratus ribu ekstasi.


“Ini menunjukkan bahwa kita terus berperang dengan pengedar narkoba, dan ini juga menunjukkan bahwa tim Polda Riau terus melakukan kinerja yang sangat luar biasa. Lebih dari 500 kg sabu berhasil diungkap semenjak saya disini,” tegas mantan Kapolda NTB tersebut.


“Sengaja saya ekspose disini (depan Mapolda) untuk menunjukkan bahwa mulai hari ini Polda Riau terus berperang secara masiv kepada mengedar narkoba. Kita proses tegas dan terukur serta tidak ada toleransi bagi pelaku narkoba, kita harus perangi bersama, para pengedar gelap narkoba gelap ini,” tegasnya.


Irjen Iqbal mengakui pihaknya terus melakukan upaya preentif, preventif secara terus menurus termasuk kerjasama dengan negeri jiran Malaysia.


“Dalam waktu dekat kita akan melakukan koordinasi dengan kepolisian negara Malaysia, untuk terus  mengurangi masuknya barang barang haram ini ke wilayah kita,” tutupnya.

Hasil Operasi Jaran Renjani 2022, 137 Kasus Kejahatan Jalanan Berhasil Dibereskan


buletinkapass.com--Operasi Jaran Rinjani 2022 yang dimulai pada 29 Agustus 2022 hingga 11 September 2022 telah selai di laksanakan oleh Polresta Mataram beserta Polsek Jajaran.


Dalam menyampaikan hasil Operasi yang dilaksanakan selama 14 hari tersebut, Polresta Mataram menggelar Konferensi pers yang dipimpin langsung Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa, SIK. M.H., di Gedung Wira Pratama Polresta Mataram, (20/09).


Mendampingi Kapolresta Mataram dalam kegiatan tersebut, Kasat Reskrim Polresta Mataram, Wakasat Reskrim Polresta Mataram, Kapolsek Sandubaya, Kapolsek, Mataram, Kapolsek Ampenan, Kapolsek Pagutan Kapolsek Gunungsari, Kapolsek Narmada, Kapolsek Lingsar, kasi Humas Polresta Mataram.


BACA JUGA: rumah meledak pria umur 64 mati


Kapolresta Mataram menjelaskan bahwa selama operasi Jaran Rinjani 2022 Polresta Mataram beserta 7 jajaran Polsek berhasil mengungkap 137 kasus kejahatan jalanan seperti yang diinstruksikan dalam operasi Jaran Rinjani 2022.


137 kasus tersebut lanjut Mustopa, berhasil mengamankan 163 tersangka pelaku serta 128 unit Barang Bukti.


"Diantaranya kasus Curat 113, kasus Curas 11, serta Curanmor 13. Sedang tersangka yang diamankan dari seluruh kasus tersebut yaitu 163 orang tersangka,"jelas Mustofa.


Sedangkan ke 128 barang bukti yang berhasil diamankan berupa Handphone sebanyak 81, tabung gas 3 Kg sebanyak 12, Sepeda motor sebanyak 27,  kompor gas dan mesin giling masing-masing 2, serta beberapa peralatan rumah tangga.


"Dari keseluruhan kasus tersebut bila dilihat jenis perkara, kerugian, serta pelaku dan atas banyak pertimbangan setelah melalui pemeriksaan dan sesuai Peraturan Kapolri nomor 8 tahun 2022,  ada 81 kasus yang diselesaikan melalui Restorative Justice (RJ),"jelas Kapolresta.


Pada kesempatan itu Kapolresta juga menjelaskan bahwa setelah selesai proses pemeriksaan dan ataupun sidang maka seluruh barang bukti yang ada akan di kembalikan ke pemilik masing-masing.


"Kami akan gelar konferensi pers saat pengembalian barang bukti kepada pemilik. Namun tunggu semua proses telah diselesaikan," tutup Mustofa.

Diduga Bocor, Rumah Meledak, Pria Umur 64 Jadi Korban


buletinkapass.com--Diduga akibat kebocoran tabung gas api melalap sebuah rumah yang berbahan dari bambu di Dusun Batu Entek, Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupten Lombok Tengah, pada Selasa 20 September 2022 sekitar pukul 08.40 wita.


Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Jonggat IPTU Bambang Sutrisno.


Kapolsek menyampaikan Identitas korban atas nama Minangse, 67 tahun, laki laki, alamat Dusun Batu Entek, Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupten Lombok Tengah.


Mendapatkan informasi tersebut Kapolsek dan anggota Polsek Jonggat langsung turun ke lokasi melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi yang mengetahui kejadian tersebut.


Berdasarkan keterangan saksi di TKP atas nama Liarse yang merupakan istri korban, bahwa kejadiannya berawal saat korban dan istrinya sedang berada didapur memperbaiki tabung gas 3 kg yang bocor.


Pada saat itu juga mereka sedang memasak air menggunakan tungku kayu bakar, saat korban sedang mengotak atik tabung gas tiba-tiba api menyambar dengan cepat dan membakar rumah beserta isinya.


Korban sontak berteriak minta tolong sehingga warga sekitarpun datang berbondong-bondong membantu memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya.


Tidak ada korban jiwa hanya kerugian material yang diperkirakan sekitar ± Rp. 25.000.000.-


"Dari hasil olah TKP sementara, kebakaran diperkirakan akibat dari kebocoran tabung gas dan api cepat membesar karena bangunan rumah terbuat dari bahan yang mudah terbakar (bambu)" tutup IPTU Bambang Sutrisno.

Berkat Dukungan Masyarakat, Polda NTB Gulung 363 Pelaku Kejahatan dalam Operasi Jaran Rinjani 2022


buletinkapass.com--Mataram, NTB - Ratusan pelaku tindak pidana berhasil diamankan dalam  kurun waktu kurang dari dua pekan yang dimulai dari 28 Agustus -11 September  2022.


Para pelaku tindak pidana yang dikenal dengan 3C (curat, curas, curamor) tersebut berhasil diringkus oleh Polda NTB bersama Polres Jajaran dalam operasi Jaran Rinjani 2022.


Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Poerwanto, mengatakan bahwa dalam hal memelihara Kamtibmas berkat dukungan dan doa seluruh lapisan masyarakat di NTB, pihak kepolisian  dari 275 laporan  berhasil mengamankan sebanyak 363  tersangka. 


,"Operasi Jaran Rinjani 2022, meliputi tindak pidana yang sering  disebut 3C, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan curanmor, dari 363 tersangka, 72 tersangka di pulau Lombok dan 54 tersangka di pulau Sumbawa, "ucapnya, Rabu(14/9/2022). 

BACA JUGA: Ringankan beban, dampak BBM

Menurut Kapolda, bahwa apa yang dilakukan oleh  pihak kepolisian dalam menjaga Kamtibmas saat ini belum sebesar dari apa yang diharapkan, namun akan terus berusaha untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat. 


Sementara itu Direktur Reserse Kriminal Umum (reskrimum) Polda NTB, Kombes Pol Teddy Rustiawan. SIK, bahwa sesuai dengan arahan, pihaknya bersama para Kasat Polres jajaran untuk selalu membantu masyarakat terkait dengan kasus 3C ( curat, curas, curanmor). 


Menurutnya bahwa dari 363 tersangka ada juga sebagai penadah  atau 480 dan ada yang sudah tahap kedua serta penyelesaian secara kekeluargaan karena kerugian dibawah Rp 2.5 juta. 

BACA JUGA: Kondisi Pasca Demo BBM Naik

Dari tangan para pelaku berhasil diamankan diantaranya, 38 unit sepeda motor, senjata api rakitan dan peluru, STNK, parang dan lain lainnya. 


Pada kesempatan tersebut juga diserah dua unit sepeda motor kembali kepada pemiliknya yang telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Berangsur Kondusif, ini Situasi Aksi Unjuk Rasa Kenaikan BBM Hari Kedua di Kota Mataram


buletinkapass.com---Mataram - Hari kedua pengamanan aksi unjuk rasa penyesuaian kenaikan harga bahan bakar minyak dan gas (BBM) kembali dipenuhi dari beberapa mahasiswa yakni Aliansi Rakyat NTB Menggugat (BEM Unram, BEM Universitas Bumi Gora, UKM FIB, FMN dan Formula Loteng) dengan sasaran Kantor DPRD Provinsi NTB, Jalan Udayana, Kota Mataram. Selasa, (06/09)


Dengan mendapat pengawalan oleh Sat Lantas Polresta Mataram dengan  jumlah massa sekitar 1.000 orang, bertujuan menolak kenaikan harga BBM sebagai Korlap Sdr. Yudistira Ketua BEM Unram terlihat berkumpul di Simpang 4 Bank Indonesia dengan tujuan Kantor DPRD NTB.


Setibanya di Kantor DPRD NTB langsung melakukan orasi atas protes BBM yang merupakan by product dari kebijakan pemerintah dan patut ditanya juga apakah uang BLT Rp 600.000 bisa menghidupi kebutuhan yang kian hari makin menyekik secara berkelanjutan.

BACA JUGA: aji-mataram-kembalikan-uang-dugaan-suap.

Selanjutnya massa aksi ditemui oleh Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH, MH menyampaikan dari 65 anggota DPR saya mewakili dan diberikan mandat untuk tidak masuk ke Kantor DPR, namun massa aksi mendesak, setelah melakukan negosiasi yang cukup lama akhirnya Ketua DPRD berjanji akan menerima serta akan lansung di teruskan dengan di kirim ke Bapak Presiden RI maupun pihak DPR RI, ucap Hj. Baiq Isvie


Kemudian akan menandatangani surat tuntutan adik-adik masa aksi sebagai bukti bahwa tuntutan adik-adik telah di terima, mendapat tanggapan dari ketua DPRD prov NTB, massa aksi membubarkan diri berjalan dengan aman dan kondusif.


Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH saat diwawancara menjelaskan bahwa dari pagi kami juga bersama Dir Samapta Polda NTB Kombes Pol Frido Sitomorang, SH, SIK, Danyon AKBP. Hariyanto.,SH SIK bersama seluruh PJU Polresta Mataram mulai dari Apel Persiapan, pengecekan sarana dan prasarana dengan kekuatan yang sama seperti kemarin 850 personel, ucap KBP Mustofa


Terdiri dari gabungan Polresta Mataram, Dit Samapta Polda NTB dan Sat Brimobda Polda NTB, penekanan tetap selalu utamakan humanis serta tetap sesuai dengan SOP yang berlaku mengedepankan keselamatan pribadi serta anggota masing-masing, pungkas KBP Mustofa.


Prinsipnya anggota yang 

terlibat pengamanan di lokasi tidak diperbolehkan melakukan tindakan diluar perintah Pimpinan, padal, serta danton tidak ada anggota yang menggunakan peluru tajam hanya menggunakan peluru hampa dan peluru Karet, tegas KBP Mustofa.


Sempat diguyur hujan deras namun anggota tidak menyurutkan semangat tugas, secara keseluruhan rangkaian pengamanan aksi unjuk rasa berjalan aman dan kondusif, tutup KBP Mustof.

AJI Mataram Kembalikan Uang Dugaan Suap Rp10 Juta ke LSM Kasta NTB


buletinkapass.com--Mataram - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Mataram mengembalikan uang dugaan suap ke Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)  Kasta NTB, Senin (5/9). 


Uang  dengan nominal Rp10 juta diserahkan Lembaga Bantuan Hukum  (LBH) Mataram selaku kuasa hukum AJI Mataram kepada  Perwakilan Kasta NTB Abdul Hafiz Humaidi. 


Direktur LBH Mataram Badaruddin, SH menyampaikan, AJI Mataram telah menitipkan uang dugaan suap dari Ketua Kasta NTB, Lalu Wink Haris. Secara prosedural, AJI Mataram telah menempuh upaya yang diatur secara organisasi untuk pengembalian. Akan tetapi, yang bersangkutan tidak kooperatif. 


"Kawan- kawan AJI sudah bersurat secara resmi dan telah diberikan waktu 1x24 jam untuk mengambil uang dugaan suap, tetapi tidak digubris," kata Badaruddin. 


Karena tidak digubris, maka AJI Mataram menitipkan uang sejumlah Rp10 juta ke LBH Mataram. Pihaknya kemudian berkomunikasi dengan Kasta  NTB agar segera mengambil uang tersebut.


Jika tidak, menurut rencana uang dugaan suap itu akan diserahka ke Posko Pengaduan Suap dan Gratifikasi Kejaksaan Tinggi NTB. Akan tetapi perwakilan Kasta NTB, Senin siang datang ke Sekretariat LBH Mataram di Kompleks Pertokoan Gomong Square, Kelurahan Dasan Agung Baru, Kecamatan Selaparang.


"Tadi dari Kasta NTB mengutus dua orang perwakilan untuk mengambil uang tersebut," sebutnya. 


Dalam kesempatan tersebut, Ketua LSM Kasta NTB Lalu Wink Haris  melalui sambung telepon dengan menggunakan mode speaker, menyampaikan  permohonan maaf kepada korban dan AJI Mataram. 


"Saya pribadi apabila yang saya lakukan malam itu diterjemahkan atau artikan berbeda . Secara pribadi menyampaikan permohonan maaf ke pribadi adinda dan ke media adinda. Ini juga sekaligus permintaan maaf kami secara kelembagaan, " ucapnya. 


Wink Haris juga akan berupaya mengklarifikasi ke pihak-pihak lain untuk memulihkan nama baik Haris Mahtul. 


Ketua AJI Mataram M. Kasim mengatakan, pengembalian uang dugaan suap melalui LBH Mataram terpaksa harus dilakukan karena upaya pengembalian secara kelembagaan tidak direspon oleh LSM Kasta NTB, sehingga melibatkan LBH Mataram sebagai jejaring AJI Mataram. 


Langkah itu ditempuh untuk menangkal isu suap pada pemberitaan penimbunan BBM di SPBU Meninting. "Kami ingin menjaga integritas. Apalagi untuk menutup-nutupi kasus kejahatan, yang menyangkut kepentingan publik." tegasnya. 


Pengembalian uang itu sebagai bentuk pembelajaran dan edukasi kepada masyarakat, NGO, pemerintah, dan aparat penegak hukum untuk secara sadar menghormati kemerdekaan pers dan tidak melakukan upaya suap kepada jurnalis, "Kemerdekaan pers itu adalah buah perjuangan bersama yang harus kita jaga dan rawat bersama." pungkas M Kasim.(*)


Foto : Direktur LBH Mataram, Badaruddin (dua dari kanan) saat menyerahkan uang dugaan suap ke perwakilan Kasta NTB

Ringankan masyarakat yang terdampak naiknya harga BBM, Kapolres Bima Salurkan Bantuan sembako


buletinkapass.com--Setelah Mengelar Monitoring,patroli serta pengamanan Skala Besar Dalam rangka mengantisipasi dampak kenaikan harga BBM di sejumlah SPBU di wilayah hukumnya Minggu 4/9/22 Kemarin Kepolisian Resor Bima Polda NTB kembali menggelar  Baksos bagi masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM.


Kegiatan  (Baksos) pembagian sembako kepada masyarakat yang terdampak naiknya harga BBM tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko SIK, di Lobby Mapolres Bima Senin 05/09/22  14.40.Wita.


BACA JUGA: PMII demo kenaikan BBM


Selain Kapolres Bima dan PJU Polres Bima dalam kegiatan tersebut nampak Hadir Dandim 1608 Bima yang diwakili Kasdim Bima Kepala kejaksaan  Negeri Raba Bima Widago Mulyo Petrus SH.,MH.,dan perwakilan Forkopindo kabupaten Bima.


Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko SIK, lewat Kasi humas Iptu Adib Widayaka mengatakan.

Pembagian sembako  kepada Warga  Desa Panda Kecamatan Palibelo ini merupakan bentuk kepedulian Polri khususnya Polres Bima dalam membantu masyarakat yang terdampak naiknya harga BBM bersubsidi.


"Ini merupakan keperdulian kami dalam membantu masyarakat semoga apa yang kami lakukan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi nilai ibadah dihadapan Allah SWT"ucap Kapolres Bima saat membagikan sembako di Lobby Mapolres Bima sebagaimana dikutip Adib.

BACA JUGA: HMI Ricuh Soal kenaikan BBM

Sementara itu salah satu masyarakat yang menerima bantuan tersebut mengucapakan rasa terima kasihnya kepada Polri khususnya Polres Bima yang dengan ikhlas membantu masyarakat yang terdampak naiknya harga BBM.


Kegiatan Baksos tersebut berjalan tertib dan lancar Tutup kasi Humas polres Bima Iptu Adib Widayaka.


[[azima

Resmi BBM Naik, Kini PMII Dompu Berdemo di Gedung DPRD Kabupaten Dompu


buletinkapass.com--Demo Kenaikan Harga BBM di gedung DPRD Kabupaten Dompu Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K terlihat turun langsung melakukan pemgamanan dan merangkul Aksi Demonstran dari Aliansi PMII Kabupaten Dompu. Senin (05/09/22) pukul 09.30 wita.


Aksi demo yang di lakukan oleh aliansi PMII Kabupaten Dompu menolak kenaikan harga BBM yang di keluarkan pemerintah Pusat pada tanggal 03 September 2022 kemarin.


Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K di sela-sela kegiatannya mengatakan kami telah menurunkan sebanyak 150 gabungan TNI-Polri dalam mengamankan aksi demi dari aliansi PMII Kabupten Dompu dengan mengedepankan pengamanan secara humanis sehingga tuntutan dari PMII (pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) dapat tersampaikan dengan baik dan tidak ada gejolak gejolak yang tidak di inginkan saat  kegiataj demo berlangsung.


"Kami ngedepankan pengamanan yang bersifat humanis sehingga pelaksanaan demo yang di laksanakan Dari adik-adik PMII (pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) dapat berjalan dengan aman dan kondusif", ujar Kapolres AKBP Iwan Hidayat, S.I.K.


Ia menambahkan, Kepada massa mahasiswa, Iwan Hidayat berpesan agar unjuk rasa digelar dengan mentaati aturan yang berlaku. Ia juga meminta agar massa mahasiswa menghormati hak pengguna jalan saat menyampaikan aspirasi di muka umum.


"Silahkan sampaikan aspirasi dengan tertib dan tetap patuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Saling menjaga dan hormati aktivitas masyarakat yang lain dan pengguna jalan," katanya.


Adapun tuntutan masa aksi kelompok PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Cabang Dompu antara lain Menolak secara tegas kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi, Mendesak pemerintah untuk secara serius dan sungguh-sungguh memberantas mafia bahan bakar minyak (mafia BBM), Mendesak pemerintah untuk segera menerapkan kebijakan subsidi tepat sasaran, Mendorong pemerintah untuk membuka keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan penyaluran BBM bersubsidi.

5. Mendesak Pemerintah Daerah terutama SKPD terkait untuk mengambil kebijakan strategis dalam rangka proteksi terhadap program JARAPASAKA yang sangat tedampak akibat kenaikan harga BBM, karena program tersebut berkaitan langsung dengan mata pencaharian masyarakat Dompu yang mayoritas adalah petani, nelayan, dan petemak.


Giat berakhir pukul 11.10 wita berjalan dengan aman dan lancar.

Isu BBM Naik, Dompu Diwarnai Kericuhan Aksi Demo Mahasiswa HMI


buletinkapass.com--Dompu, NTB - Aksi demo penolakan kenaikan harga BBM di Kantor DPRD Dompu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (1/9/2022), diwarnai kericuhan. Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dompu sempat terlibat bentrok dengan aparat kepolisian yang melakukan penjagaan jalannya aksi.


Aksi unjuk rasa yang di lakukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di gedung DPRD Kabupaten Dompu dipicu kekecewaan mahasiswa karena tak ditemui anggota DPRD Dompu.

Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K melalui Kasi Humas Ipda Akhmad Marzuki mengatakan aksi Demo Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) awalnya sempat ricuh serta beberapa anggota Kepolisian yang mengamankan jalannya aksi tersebut terkena lemparan batu yang di lakukan oleh mahasiswa.

BACA JUGA: Kapolres antisipasi dampak kenaikan BBM

"Aksi Demo Tolak Kenaikan BBM yang di lakukan oleh Mahasiswa HMI awalnya ricuh akan tetapi dengan kesigapan pihak kepolisian melakukan negoisasi serta merangkul adek-adek mahasiswa di Polres sehingga dapat menemukan jalan keluarnya dan dapat di selesaikan dengan kepala dingin", ujar Kapolres Dompu.

Terkait informasi ada salah-satu Mahasiswa yang di amankan di Mapolres Dompu pasca terjadi kericuhan itu tidak benar, namun yang di lakukan yakni pertemuan langsung Kapolres Dompu bersama mahasiswa dari HMI di Mapolres Dompu.

Terkait adanya informasi laporan bahwa terjadi pemukulan yang di lakukan oleh personil Polres Dompu akan di lalukan penyelidikan terlebih dahulu jika benar di lakukan oleh anggota akan di proses sesuai ketentuan yang berlaku, dan terkait ada korban mahasiswa yang pasca keributan sudah di berikan pengobatan langsung oleh Polres Dompu di RSUD Kabupaten Dompu.

[[zima

Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Polres Sumbawa Lakukan Patroli Di SPBU


buletinkapass.com--Sumbawa Besar-NTB, Jajaran Polres Sumbawa melalui Personel Polres Sumbawa melaksanakan patroli dan monitoring aktivitas masyarakat di SPBU yang berada di wilayah Hukum Polres Sumbawa, Kamis (01/09/22) pagi.


Dalam kegiatan patroli tersebut petugas memberikan himbauan kepada para konsumen untuk tertib dalam mengantri dan menghimbau karyawan pengisi BBM untuk mengutamakan pengendara dan tidak melayani pembeli dengan menggunakan jerigen karena hal tersebut tentunya melanggar aturan.


Kasi Humas Polres Sumbawa Akp Sumardi S.Sos saat dikonfirmasi terpisah menjelaskan bahwa saat ini pihaknya melalui jajaran gencar melaksanakan patroli ke setiap SPBU di wilayah masing-masing guna memonitor terkait dampak dari kenaikan harga BBM bersubsidi.

BACA JUGA: Prediksi BMK Soal Gempa

Dirinya mengatakan dengan gencarnya dilaksanakan Patroli ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya gejolak di masyarakat terkait antisipasi dampak rencana penyesuaian harga BBM, serta menciptakan rasa aman dan nyaman serta tentram ditengah-tengah masyarakat,” 


"Kami akan tingkatkan patroli guna mengantisipasi adanya antrean pembeli yang bisa memicu terjadinya keributan atau gangguan kamtibmas lainnya, serta apabila terjadi kerawanan gangguan kamtibas, masyarakat harus segera melaporkan kepada Kepolisian terdekat" Ucapnya.

Polda NTB Perintahkan Polres Periksa Bhabin Sukerara Yang Diduga Lakukan Persekusi


buletinkapass.com--Terkait Bhabinkamtibmas Sukerara yang diduga melakukan persekusi terduga pelaku Penipuan di Sukerara, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, akan diperiksa Propam.


Hal itu diungkapkan Kabidhumas Polda NTB Kombes Pol Artanto yang dihubungi media ini, Rabu (31/8/2022).

"iya, kita sudah berkoordinasi dengan Polres Lombok Tengah, agar Bhabin tersebut diperiksa," jelas Kabidhumas Polda NTB.

Kabidhumas Polda NTB menegaskan bahwa, pihaknya sesegera mungkin melakukan pemeriksaan terhadap Bhabin yang diduga melakukan persekusi tersebut.

"Insya Allah malam ini, Bhabin tersebut akan dipanggil ke Polres Lombok Tengah untuk dimintai keterangan, dan kami juga sudah meminta Polres Loteng, sesegera mungkin memeriksa Bhabin Sukerara yang diduga melakukan persekusi," ungkapnya.

Terkait warga yang diduga sebagai pelaku penipuan juga akan di panggil untuk dilakukan pemeriksaan, sesuai prosedur yang berlaku.

"untuk warga yang diduga lakukan penipuan akan kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku," ujarnya.

Kabidhumas Polda NTB mengatakan, memang hal seperti itu tidak wajar dilakukan oleh oknum Polisi tersebut, untuk itu pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap oknum Bhabin tersebut.

"ini sebagai pelajaran untuk anggota Polisi yang lain, agar bertindak sesuai prosedur," ujarnya.

Dia juga ucapkan terimakasih kepada warga yang telah memberikan informasi itu, sehingga ia tahu perilaku anggotanya di lapangan.

"kami ucapkan terimakasih kepada warga yang telah memberikan kami informasi, sehingga kami tahu perilaku anggota kami di lapangan," pungkasnya.