ilustrasi:google
Anak-anak Hemoglobin (I)
Ada yang tertidur di detak nadiku, Tuhan berwarna merah terjaga selalu. Yang mengalir itu; ibuku.
Kubang Raya, di Febryan 2021
Anak-anak Hemoglobin II
Setangkai bayam, setungkai tulang, berendam di mataku. Secangkir darah ibu membeku, rahim adalah menu.
Kubang Raya, di Febryan 2021
Anak-anak Hemoglobin III
Anemia melata. Darah tinggi di dalam gelas. Waktu pecah, pergelangan nadi basah. Mata ibu adalah darah.
Kubang Raya, di Febryan 2021
Muhammad Asqalani eNeSTe. Youtuber di Dunia Asqa. Mentor menulis puisi. Mempelajari banyak bahasa di antaranya Belanda, Portugis, dan Spanyol. Suka mengamati yang diam diam-diam. IG: @muhammadasqalanie


Keren kali generasi homoglobin
BalasHapus. Masya Allah. Kapan ya q bisa punya blog kayak gini..
BalasHapus. Keren kx puisinya. 👍🏻👍🏻
Salam literasi dari Xiao_yun kx. 🙏🏻
Posting Komentar