Ritual Bisok Beras Kabupaten Lombok Utara


buletinkapass.com-Bisok Beras jika diterjemahkan berarti (membersihkan beras) satu rangkaian ritual pada acara puncak maulid Adat di Sesait Kecamatan Kayangan Lombok Utara, yang dilakukan pagi tadi 11/nov/19.


Ritual tersebut dilaksanakan di Lokok Kremean sebuah lokasi diyakini sebagai tempat pemandian bidadari dan orang-orang suci. Lokok Kremean ini pun di jaga oleh Mangkunya yang bernama Lakiep (keturunan ketujuh). 

Cuci beras ini hanya dilakukan oleh kaum hawa (baik yang masih gadis maupun yang sudah berkeluarga), dengan di Abih (diapit) baris tiga oleh kaum laki-laki (barisan Nina/ perempuan ditengah diapit barisan Mama/ lelaki).

Sebagaimana dirilis oleh akun dikpora KLU, para pembisok beras berbaris panjang menuju Lokok Kremean sambil membawa bakul berisi beras, dibelakangnya diiringi oleh gong dua (diturunkan dari Santong Asli), dimana gong dua ini menunggu di gitak pengaluan sekitar 200 meter ke arah barat Suker, sementara barisan cuci beras langsung ke lokok Kremean, sebuah Sumur yang satu-satunya ada pada zaman dulu, yang berada di ujung barat desa Sesait yang langsung berbatasan dengan desa Pendua.

Barisan pembawa beras tersebut secara bergilir mereka mencuci beras yang dipimpin oleh mangku Lokok Kremean Lakiep. Oleh masyarakat adat Sesait, Lokok Kremean ini keberadaannya di yakini sebagai satu-satunya sumber mata air yang mampu memberikan warna kehidupan bagi keberhasilan dan kesucian.

Setelah selesai mencuci beras, para ibu-ibu dan dedara tadi langsung kembali menuju Kampu dengan diiringi oleh gong dua yang sejak awal sudah menunggu di Gitak Pengaluan, dan bunyi gendingnya pun di gunakan tabuh jawa rejang. Bunyi tabuh Gong Dua yang mengiringi para peserta bisok beras ini pun mengandung maksud dan makna bahwa, barisan atau rombongan pencuci beras itu telah kembali dengan selamat dan melaporkannya kepada pemerintah setempat untuk di inventarisir hasil kegiatannya. Pemerintah yang dimaksud adalah para tokoh-tokoh adat dan agama di pusat Kampu (Kerajaan zaman itu).
||red

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama