SEBUAH SURAT YANG TERTUNDA
telah ku kirimkan segenggam surat menuju ladangmu
setengah kesimpulan beserta alamatnya
dan setengah pula bagi kepulangan yang menyempit
suratku mencarimu di swalayan
juga toko-toko,
sebab engkau berada di seberang
dan aku di pulau lain. jarak menjadi siksa
seperti bait pelangi, ia berwarna terang tapi tetap tak beruang
maka demikian rindu ini kupendam
untuk kepulangan paling jahanam
sayang, sampaikah surat setengah halamanku
dan tumbuh merayap di ladangmu
sebab di sini, perihal jagung membakar lajangku

Posting Komentar