buletinkapass.com-Raturan orang santi memadati Gelanggang
Olah Raga Yayasan Pendidikan Hamzanwadi Pondok Pesantren Darunnahdlatain
Nahdlatul Wathan (GOR YPHPPD NW) kemarin, 22 oktober 2019.
Kegiatan yang mengusung tema
Penguatan Nilai Kebangsaan di Pesantren tersebut mengangkat tajuk “merawat
ingatan sejarah untuk memperkokoh keindonesiaan” dihadi oleh Ketua YPHPPD NW. H.
Jamaludin, M.Kom dan ibu Dra Triana Wulandari, sebagai direktur sejarah
kemendikbud.
Triana menerangkan saat konfrensi
pers menerangkan bahwa pena bangsa baru tahun ini ke 5 (lima) Titik yaitu
Lirboyo pada tanggal 2 oktober, yang ke dua untuk NTB di Pancor, setelah itu
kita ke Aceh, Sumatra. Terus ke 4 kita ke Palu mewakili Sulawesi dan ke 5 kita
ke Kalimantan di Banjarmasin.
Saat ditanya tentang target dari
kegiatan, Triana menerangkan “pertama, tadi sudah saya sampaikan sesuai dengan
judulnya yaitu penguatan nilai kebangsaan, kita juga ingin menyadarkan kepada
seluruh masyarakat Indonesia, bahwa santri, pondok pesantren sejak dahulu dalam
perjalanan sejarah punya peran memberi kontribusi yang besar untuk kemerdekaan
Indonesia
Sementara itu dalam penyampainnya,
HM. Djamaludin BE, M.kom selaku ketua YPH PPD NW Pancor menyampaikan rasa
terimakasih kepada direktur sejarah kemendikbud atas kepercayaannya dan dari
kami, kami menyampaikan sejarah dari maulana syikh dalam mendirikan pondok
pesantren
Tontonton Video
Lengkap disini
||red

Posting Komentar