Transisi Kebudayaan Sasak
sinarlima.com-Masyarakat kita yang awalnya berada dalam wajah transisional, Mereka sekarang sedang bergerak dari masyarakat agraris tradisional yang penuh dengan nuansa spiritualistik menuju masyarakat industri moderen yang materialistik.
Ditengah masyarakat yang seperti ini, warna kehidupan masyarakat sudah terasa dalam denyut jantung kehidupan, walaupun corak kehidupan agraris tradisional tidak lenyap sama sekali. Dalam terminology keadaan Indonesia pada umumnya dan di Lombok khususnya, dikategorikan sebagai masyarakat yang sedang bergerak dari bentuk masyarakat yang penuh solidaritas organic menuju masyarakat yang indivialis.
Dalam kondisi seperti ini, kemungkinan akan muncul fenomena kegalauan budaya pada tingkat individu dan tingkat social.
Bahkan ironisnya, beberapa unsur budaya asing yang ditempat asalnya sudah dipandang sebagai sesuatu yang sudah harus ditinggalkan, ternyata di Indonesia kemungkinan malahan menjadi bagian dari kehidupan baru yang dijalani masyarakat.
Munculnya Mukaddimah dialog kebudayaan ini merupakan sebuah cara yang sangat sederhana untuk terus mengcover budaya-budaya asing yang terus menggerayangi pulau kita yang orang-orangnya masih terpelihara.
|diktator
Ditengah masyarakat yang seperti ini, warna kehidupan masyarakat sudah terasa dalam denyut jantung kehidupan, walaupun corak kehidupan agraris tradisional tidak lenyap sama sekali. Dalam terminology keadaan Indonesia pada umumnya dan di Lombok khususnya, dikategorikan sebagai masyarakat yang sedang bergerak dari bentuk masyarakat yang penuh solidaritas organic menuju masyarakat yang indivialis.
Dalam kondisi seperti ini, kemungkinan akan muncul fenomena kegalauan budaya pada tingkat individu dan tingkat social.
Bahkan ironisnya, beberapa unsur budaya asing yang ditempat asalnya sudah dipandang sebagai sesuatu yang sudah harus ditinggalkan, ternyata di Indonesia kemungkinan malahan menjadi bagian dari kehidupan baru yang dijalani masyarakat.
Munculnya Mukaddimah dialog kebudayaan ini merupakan sebuah cara yang sangat sederhana untuk terus mengcover budaya-budaya asing yang terus menggerayangi pulau kita yang orang-orangnya masih terpelihara.
|diktator


Tidak ada komentar