30 Pemuda Indonesia Hebat dan Kreatif
buletinkapass.com-Pemuda Indonesia ini sangat hebat dan kreatif dalam membatu pemerintah untuk pelayanan masyaraka yang ada disekitarnya, tidak pernah mengenal lelah, letih, patah semangat dalam melakukan sesuatu tanpa pamrih tanpa meminta imbalan kepada siapapun.
Dalam keragaman ini para pemuda bersatu dalam pemilihan pemuda pelopor Indonesia yang diselenggarakan Asdep Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga yang bertempat di Hotel Sentral Jln. Pramuka Raya Kav. 63-64 Jakarta Pusat, tanggal 12-15 Oktober 2017, pada minggu lalu bertujuan memilih pemuda pelopor Indonesia di berbagai bidang yaitu, bidang pendidikan, bidang pangan, bidang Inovasi teknologi, Bidang Sosial Budaya dan Pariwisata, dan Biang Pengelolaan SDA.
Semua pemuda pelpor yang maju dari tingkat desa sudah menjadi juara satu, jika tidak mendapatkan juara satu tingkat desa dalam enam bidang tersebut maka pemuda tersebut tidak bisa melanjukkan kompetisi ke tingkat yang lebih tinggi. Begitu pula pada tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi dan tingkat nasional.
Menurut ketua panitia penyenggara dari 25 provinsi yang ada di Indonesia ini hanya 83 pemuda yang bisa mengirimkan proposal kepeloporan yang mereka geluti, dari yang 83 hanya 75 pemuda pelopor yang dapat kunjungan kementrian pemuda olahraga yang sebagai penyelenggara.
Dari semua bidang, hanya 30 orang yang dapat undangan melanjutkan kompetisinya pada pemilihan pemuda pelopor Indonesia. pada bidang pendidikan 6 orang dari 6 Provinsi adalah Ni Nyoman Sastini, S. Pd dari provinsi Bali, Endang Saputra dari Provinsi Bengkulu, Ferri Irawan, S. Pd dari Provinsi Kalimantan Tengah, Anif Muchlasin dari Provinsi Jawa Tengah, Sudianto dari Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Salahudin, S. Pd dari Provinsi Nusa Tenggra Barat.
Pada bidang Sosial Buada dan Pariwisata memiliki peserta 7 orang dari 6 provinsi yaitu Fiki Rads Sone dari Provinsi Sumatra Selatan, Yuliza Zein, SE, Sy dari Provinsi Sumatra Barat, Arsa Rintoko dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Dwi Agus Cahyono dari Provinsi Jawa Timur, Basman Rasyid dari Provinsi Sumatra Barat, Atta Fani dari Provinsi Riau, dan Mizmar Akromi dari Provinsi Kalimatan Selatan.
Pada bidang Inovasi Teknologi memiliki peserta 5 orang dari 5 provinsi yaitu Andri dari Provinsi Sumatra Barat, Badri, S. Pd dari Provinsi Nusa Tenggara Barat, Raden Randi Danu S dari Provinsi Kepulauan Riau, Cynthya Simanjuntak, SP dari Provinsi Sumatra Utara dan Galih Dwi Rasetyo, S. Pd dari Provinsi Lampung. Pada bidang pengelolaan SDA dan Lingkungan memiliki 4 orang dari 4 Provinsi yaitu Defriyanti dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Ade Wahyudi dari Provinsi Banten, Dayang Firdha Afiyati, S. Pd dari Provinsi Klaimantan Tengah, dan Irwansyah, SP dari Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Pada bidang Pangan memiliki 6 orang Peserta dari 6 Provinsi yaitu, Suci Utari dari Provinsi Jawa Barat, Desi Widayanti, dari Provinsi DKI Jakarta, Gusti M. Andi Maulana dari Provinsi Kalimantan Barat, Ammy Yoga Prajati, S. Kom dari Provinsi Jawa Timur, Rembo Waraso, SP dari Provinsi Papua, dan Nawarudin dari Provinsi Riau.
Dalam pemilihan pemuda pelopor Indonesia kali ini diadakan di Jakarta tepat, jumat 13/10/17 dari jam 08.00 sampai 17.00 semua peserta mempresentasikan kegiatan yang kami lakukan di daerah masing-masing untuk membatu masyarakat sekitar.
||red
Dalam keragaman ini para pemuda bersatu dalam pemilihan pemuda pelopor Indonesia yang diselenggarakan Asdep Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga yang bertempat di Hotel Sentral Jln. Pramuka Raya Kav. 63-64 Jakarta Pusat, tanggal 12-15 Oktober 2017, pada minggu lalu bertujuan memilih pemuda pelopor Indonesia di berbagai bidang yaitu, bidang pendidikan, bidang pangan, bidang Inovasi teknologi, Bidang Sosial Budaya dan Pariwisata, dan Biang Pengelolaan SDA.
Semua pemuda pelpor yang maju dari tingkat desa sudah menjadi juara satu, jika tidak mendapatkan juara satu tingkat desa dalam enam bidang tersebut maka pemuda tersebut tidak bisa melanjukkan kompetisi ke tingkat yang lebih tinggi. Begitu pula pada tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi dan tingkat nasional.
Menurut ketua panitia penyenggara dari 25 provinsi yang ada di Indonesia ini hanya 83 pemuda yang bisa mengirimkan proposal kepeloporan yang mereka geluti, dari yang 83 hanya 75 pemuda pelopor yang dapat kunjungan kementrian pemuda olahraga yang sebagai penyelenggara.
Dari semua bidang, hanya 30 orang yang dapat undangan melanjutkan kompetisinya pada pemilihan pemuda pelopor Indonesia. pada bidang pendidikan 6 orang dari 6 Provinsi adalah Ni Nyoman Sastini, S. Pd dari provinsi Bali, Endang Saputra dari Provinsi Bengkulu, Ferri Irawan, S. Pd dari Provinsi Kalimantan Tengah, Anif Muchlasin dari Provinsi Jawa Tengah, Sudianto dari Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Salahudin, S. Pd dari Provinsi Nusa Tenggra Barat.
Pada bidang Sosial Buada dan Pariwisata memiliki peserta 7 orang dari 6 provinsi yaitu Fiki Rads Sone dari Provinsi Sumatra Selatan, Yuliza Zein, SE, Sy dari Provinsi Sumatra Barat, Arsa Rintoko dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Dwi Agus Cahyono dari Provinsi Jawa Timur, Basman Rasyid dari Provinsi Sumatra Barat, Atta Fani dari Provinsi Riau, dan Mizmar Akromi dari Provinsi Kalimatan Selatan.
Pada bidang Inovasi Teknologi memiliki peserta 5 orang dari 5 provinsi yaitu Andri dari Provinsi Sumatra Barat, Badri, S. Pd dari Provinsi Nusa Tenggara Barat, Raden Randi Danu S dari Provinsi Kepulauan Riau, Cynthya Simanjuntak, SP dari Provinsi Sumatra Utara dan Galih Dwi Rasetyo, S. Pd dari Provinsi Lampung. Pada bidang pengelolaan SDA dan Lingkungan memiliki 4 orang dari 4 Provinsi yaitu Defriyanti dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Ade Wahyudi dari Provinsi Banten, Dayang Firdha Afiyati, S. Pd dari Provinsi Klaimantan Tengah, dan Irwansyah, SP dari Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Pada bidang Pangan memiliki 6 orang Peserta dari 6 Provinsi yaitu, Suci Utari dari Provinsi Jawa Barat, Desi Widayanti, dari Provinsi DKI Jakarta, Gusti M. Andi Maulana dari Provinsi Kalimantan Barat, Ammy Yoga Prajati, S. Kom dari Provinsi Jawa Timur, Rembo Waraso, SP dari Provinsi Papua, dan Nawarudin dari Provinsi Riau.
Dalam pemilihan pemuda pelopor Indonesia kali ini diadakan di Jakarta tepat, jumat 13/10/17 dari jam 08.00 sampai 17.00 semua peserta mempresentasikan kegiatan yang kami lakukan di daerah masing-masing untuk membatu masyarakat sekitar.
||red

Tidak ada komentar