Heboh Warga Net Pembangunan Taman Kota Selong Mangkring
sinarlima.com-Rupanya Statmen awal yang ditulis oleh akun FaceBook (Fb) bernama Patuh angen pada sebuah grup Forum Peduli Lombok sabtu, 29/12/17. yang lalu mengundang respon banyak warga net.
"Tidak sengaja lewat tadi di Depan dinas kebersihan, Ternyata ada yang ribut terkait persoalan Taman KOTA Selong, saya jadi heran, saya kira Kadisnya mau keluar untuk membrikan penjelasan yang baik kepada masa aksi, malah beliau keluar nantangin sampai buka" kancing baju Segala dengan mengatakan "LAWAN SAYA"
sambil meletakkan gambar tertawa (😅😅)
"Lucu sekali saya meliatnya tadi pagi, seolah olah mau mempertontonkan sikap premanisme terhadap semua orang di muka umum"
Tulisan tersebut ditutup dengan
"semoga para pejabat kita tdk ad yg sprti di dinas Kebersihan tersebut". Taaapii seeru sii nontonya..hha
Tulisan ini telah berhasil mengundang sejumlah 640 komentar dengan 241 like dari anggota grup, ada yang mempertanyakan foto kadisnya hingga mempertanyakan aksi tersebut "ditunggangi" siapa dan kepala dinas kebersihan yang membuka persoalan dengan issu bahwa mereka tidak diinformasikan ihwal aksi tersebut.
Koordinator lapangan (Korlap) aksi tersebut membenarkan statmen dengan menggunakan akun fb bernama Muhyiddin dia menuliskan
"Itu kadis Mulki saya hormat dia sebagai kadis bilang masa aksi dengan umpatan kotor, mengeluarkan bahasa tidak senonoh, kayak bahasa preman saya di bilang gak pernah pembiritaun. Mau bubar masa kami datang degan baik-baik di berlakun kayak binatang. Di kira kami takut. Kenapa demo karena revonasi taman kota Selong sampai sekarang belum selesai dan putus kontrak anggaran 5 miliar. Bupati yang ulp lah adpem, ppk. Mulki harus tanggung jawab mengabi. Keputusan sepihak di duga merugikan kontraktor dan ini bukti nya proyek mubazir. Di kritik malah buat aksi tandingan. Dan kebakaran jenggot. Main premsnisme. Kamu kira kami takut ini negara demokrasi. Bukan negara mu. Baca uu kemerdekaan berpendapat muka umum. Kami rakyat raja anda bukan dew.."
Kepala dinas yang menggunakan nama akun fb Ben Mulki dalam komentarnya menyatakan
"terkait postingan ini saya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Lotim menyampaikan klarifikasi sebagai berikut :
1. setiap anak bangsa bertanggung jawab menjaga stabilitas, dan kehormatan negara dari perbuatan non prosedural, terkait kejadian tadi pagi, disaat kami menyelenggarakan acara perpisahan dua orang kepala seksi yang memasuki masa pensiun, tiba-tiba datang segerombolan orang menggunakan sound system, teriak didepan gerbang kantor, tidak ada pemberitahuan sebelumnya baik lisan maupun tertulis, membuyarkan konsentrasi acara yang sedang berlangsung, apalagi dengan memanggil-manggil nama dan jabatan saya, sehingga satu per satu kami keluar ingin mengetahui ada apa diluar, saya persilahkan masuk baik-baik agar tidak menggangu ketertiban umum malah tidak mau diatur dan tidak ada massa tandingan.
2. Kalau masalah pemutusan kontrak proyek revitalisasi Sadiq Square, melalui mekanisme yang baik, tidak ada pihak yang dirugikan dan akan dilanjutkan tahun depan.
jadi tidak ada yang terlalu fantastis, terkait aksi sensasi tadi di Dinas LHK Lotim
"Kami datang baik pak kadis. Wajar lah orang demo teriak 2 kan sy panggil cd dgn bahasa santun. Cuma minta solusi saja. Udah jelaskan dlm uu kemerdekaan berpendapat muka umum. Sy kenal lama sama cd pak kadis. Sy gk yangka.cd bisa sekasar itu bilang kami gk pernah pemberitaun. Kami udh sampaikan permakluman aksi ke Kapolres apa yang kurang pak kadis. Kok kami di bentak" (lanjut Muhyi)
Muhyi menuliskan, bahwa mereka akan kembali melakukan aksi kedua.
||ysm
"Tidak sengaja lewat tadi di Depan dinas kebersihan, Ternyata ada yang ribut terkait persoalan Taman KOTA Selong, saya jadi heran, saya kira Kadisnya mau keluar untuk membrikan penjelasan yang baik kepada masa aksi, malah beliau keluar nantangin sampai buka" kancing baju Segala dengan mengatakan "LAWAN SAYA"
sambil meletakkan gambar tertawa (😅😅)
"Lucu sekali saya meliatnya tadi pagi, seolah olah mau mempertontonkan sikap premanisme terhadap semua orang di muka umum"
Tulisan tersebut ditutup dengan
"semoga para pejabat kita tdk ad yg sprti di dinas Kebersihan tersebut". Taaapii seeru sii nontonya..hha
Tulisan ini telah berhasil mengundang sejumlah 640 komentar dengan 241 like dari anggota grup, ada yang mempertanyakan foto kadisnya hingga mempertanyakan aksi tersebut "ditunggangi" siapa dan kepala dinas kebersihan yang membuka persoalan dengan issu bahwa mereka tidak diinformasikan ihwal aksi tersebut.
Koordinator lapangan (Korlap) aksi tersebut membenarkan statmen dengan menggunakan akun fb bernama Muhyiddin dia menuliskan
"Itu kadis Mulki saya hormat dia sebagai kadis bilang masa aksi dengan umpatan kotor, mengeluarkan bahasa tidak senonoh, kayak bahasa preman saya di bilang gak pernah pembiritaun. Mau bubar masa kami datang degan baik-baik di berlakun kayak binatang. Di kira kami takut. Kenapa demo karena revonasi taman kota Selong sampai sekarang belum selesai dan putus kontrak anggaran 5 miliar. Bupati yang ulp lah adpem, ppk. Mulki harus tanggung jawab mengabi. Keputusan sepihak di duga merugikan kontraktor dan ini bukti nya proyek mubazir. Di kritik malah buat aksi tandingan. Dan kebakaran jenggot. Main premsnisme. Kamu kira kami takut ini negara demokrasi. Bukan negara mu. Baca uu kemerdekaan berpendapat muka umum. Kami rakyat raja anda bukan dew.."
Kepala dinas yang menggunakan nama akun fb Ben Mulki dalam komentarnya menyatakan
"terkait postingan ini saya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Lotim menyampaikan klarifikasi sebagai berikut :
1. setiap anak bangsa bertanggung jawab menjaga stabilitas, dan kehormatan negara dari perbuatan non prosedural, terkait kejadian tadi pagi, disaat kami menyelenggarakan acara perpisahan dua orang kepala seksi yang memasuki masa pensiun, tiba-tiba datang segerombolan orang menggunakan sound system, teriak didepan gerbang kantor, tidak ada pemberitahuan sebelumnya baik lisan maupun tertulis, membuyarkan konsentrasi acara yang sedang berlangsung, apalagi dengan memanggil-manggil nama dan jabatan saya, sehingga satu per satu kami keluar ingin mengetahui ada apa diluar, saya persilahkan masuk baik-baik agar tidak menggangu ketertiban umum malah tidak mau diatur dan tidak ada massa tandingan.
2. Kalau masalah pemutusan kontrak proyek revitalisasi Sadiq Square, melalui mekanisme yang baik, tidak ada pihak yang dirugikan dan akan dilanjutkan tahun depan.
jadi tidak ada yang terlalu fantastis, terkait aksi sensasi tadi di Dinas LHK Lotim
"Kami datang baik pak kadis. Wajar lah orang demo teriak 2 kan sy panggil cd dgn bahasa santun. Cuma minta solusi saja. Udah jelaskan dlm uu kemerdekaan berpendapat muka umum. Sy kenal lama sama cd pak kadis. Sy gk yangka.cd bisa sekasar itu bilang kami gk pernah pemberitaun. Kami udh sampaikan permakluman aksi ke Kapolres apa yang kurang pak kadis. Kok kami di bentak" (lanjut Muhyi)
Muhyi menuliskan, bahwa mereka akan kembali melakukan aksi kedua.
||ysm


Tidak ada komentar