SAJAK-SAJAK RESTU ISWARA

 

(ilustrasi:google)

Doa Kita


Biarkanlah doa-doa kita

Yang melipat rindu

Menjadi satu tarikan napas

Biarkan ia merajai setiap detak jantungku dan napasmu

Sebab dalam doaku

Degup jantungmu ialah degup jantungku

Hembus napasmu ialah hembus napasku


Bogor, Desember 2019


BACA ARTIKEL LAIN DISINI

Sepasang Mata


Akan kukatakan bahwa : aku mencintaimu

Kala puisi tak dapat lagi mengeja tubuhmu

Yang hangus terbakar api kenangan

Hingga yang tersisa hanya sepang matamu

Yang sudah menjadi sepasang mata ingatanku.


Desember 2019.



Restu Iswara. Ia lahir di Bogor pada 14 Mei 2001. Sekarang ia menjalani aktivitas sebagai mahasiswa dan juga belajar puisi di COMPETER. Terkadang juga ia mengamalkan ilmunya di sekolah-sekolah. Dia juga merupakan kader PAC. IPNU Kecamatan Caringin, Bogor. IG : restu.iswara14

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama