buletinkapass.com-Pokdarwis Desa Pengadangan menggelar pesona budaya II dengangkat tema"bebaris indip, berayong rembang" 03/11/19
Kepala Desa Pengadangan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pesona budaya dilaksanakan selama 10 (sepuluh) hari, ada banyak kegiatan yang dilaksanakan dalam pesona budaya ini termasuk akan ditutup drngan maulid belek (besar).
Sementara itu, ketua Dewan Perwakilan Daerah dari Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Wahid dalam pidatonya menyampaikan "seumur-umur saya, saya belum pernah melihat dulang sebanyak ini. antusiasme dan kekompakan masyarakat Pengadangan seperti ini patut untuk di tiru, patut untuk dicontoh oleh masyarakat lainnya"
Sementara itu Sukisman Azmi menerangkan rasa bangga yang teramat sangat terhadap kepala desa, karena kegiatan seperti ini merupakan program pemerintah pusat.
"bagaimana ada beasiswa dan biaya pendidikan ke desa-desa untuk membangun desa"
Di zaman sekarang ini, kebanyakan generasi sudah kalah dengan gadge sehingga tradisi-tradisi kita hampir kalah karena kesadaran budaya yang mulai menyusut.
"kami sangat berharap agar kegiatan-kegiatan seperti ini dan sejenis terus untuk dilestarikan sehingga generasi muda tetap mengenal adat dan budaya mereka"
bidang budaya
sementara itu, Amaq Muhir selaku tokoh adat sasak menyanpaikan "kita sudah tidak mampu mengenali adat dan budaya kita sendiri, bahkan baju adat yang kita kenakan ini hampir sudah tidak kita kenali"
sasak diambil dari kata "sak sak lombok" (satu dan lurus) kalau mau menjafi prang sasak harus lutus antara hati dan ucapan serta fikirannya. Tegasnya

Mohon jangan pakai kata ritual
BalasHapusPosting Komentar