buletinkapass.com-Seiring dengan perkembagan zaman, maka hal-hal yang bersifat tradisional sering tersingkirkan, mulai dari adat istiadat, sampai permaianan pun ikut tergerus eksistensinya.
Hal ini dikarenakan dengan berkembangnya pemikiran manusia sehingga hal-hal yang bersifat tradisional dilupakan begitu saja.
Akan tetapi tidak, bagi pemuda Dusun Bagek Kedok Desa Apitaik Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur.
Berangkat dari kehawatiran dengan memudarnya kecintaan para generasi muda terhadap budaya sendiri mereka melakukan kegiatan Festival Bagek Kedok.
Adapaun dalam festival ini yang dilombakan adalah permainan-permainan tradisional yang sering dimainkan oleh anak-anak zaman dahulu seperti permainan Selodoran, main benteng, main lisungan dan permainan lokal lainya.
“Kami melaksanakan festival ini dikarenakn bnyak skali anak-anak zaman sekarang sudah jarang kami lihat bermain dengan permainan tersebut” ujarnya kata salah satu panitia penylanggra Hadi kurniawan,SH saat kami konfirmasi dirumahnya, Sabtu 20/5/2017.
Mereka lebih disibukkan dengan adanya permainan-permainan elektronik, sehingga mreka jarang keluar rumah dan berintraksi dengan teman lainya.
“Dan harapan kami, setelah diadakanya festival ini, masyarakat terutama anak2 lebih memperhatikan dan melestarikan budaya dan permainan tradisional ini” tambahnya.
Bukan hanya itu, sambungnya, pada acara penutupan dari festival ini kami dari panitia melakukan bakti sosial yang tentunya melibatkan masyarakat sekitar, yaitu dengan bersih-bersih kampung di lingkungan Dusun Bagek Kdok, ujarnya.
Acara Festival Bagek Kdok ini dalksanakan dari taggal 14 sampai tanggal 22 Mei 2017, dengan pendanaan dari pemuda itu sendiri.
Dengan dilaksanakanya festival ini masyarakat setempat terlihat antusias, ini dibuktikan dengan setiap lomba para penontonya tidak pernah sepi. (Uci)

Posting Komentar