![]() |
| pewarna makanan |
Di
zaman yang serba instan dan praktis ini, orang-orang jarang memperdulikan
makanan yang dikonsumsinya baik itu karena kesibukan ataupun karena kurangnya
pengetahuan mengenai makanan dan kesehatan. Penampakan suatu warna makanan
merupakan kesan pertama dalam menilai kualitas maupun rasa dari makanan.
Seseorang dapat menerima atau menolak
suatu makanan hanya dengan melihat warna dari makanan tersebut sehingga
pemakaian pewarna makanan sangat dibutuhkan. Namun sayangnya banyak oknum-oknum
yang tidak bertanggung jawab sehingga menggunakan bahan kimia berbahaya sebagai
pewarna makanan.
Sudah
saatnya kita sebagai manusia yang hidup di era dimana informasi sangat mudah
untuk diakses melalui internet bisa sedikit peduli terhadap apa yang masuk ke
dalam tubuh kita karena tujuan makan bukan hanya untuk mengenyangkan namun juga
untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh agar tubuh kita tetap sehat dan
terhindar dari segala macam penyakit.
Berikut
merupakan penggolongan pewarna makanan:
Pewarna Alami
Merupakan
pewarna yang berasal dari hasil ekstraksi tumbuhan, hewan dan sumber-sumber
mineral lainnya. Pewarna alami terdiri dari beberapa macam yaitu;
Antosianin;
yang menghasilkan warna merah dan biru, terdapat dalam buah-buahan seperti
strawberry, anggur, dan apel.
Karotenoid;
menghasilkan wara kuning, oranye, dan merah. Terdapat dalam wortel, tomat,
mentega, keju, paprika, minyak sawit, jagung, dll.
Klorofil;
menghasilkan warna hijau, terdapat pada hampir semua tanaman yang berwarna
hijau.
Karamel;
merupakan larutan berwarna coklat kehitaman yang dihasilkan dari karamelisasi
bahan pangan yang mengandung karbohidrat biasanya terjadi pada gula.
Pewarna
Sintetik
Beberapa pewarna sintetik ini masih aman untuk digunakan pada
makanan karena sudah memiliki sertifikat dari Amerika yaitu FD&C dan
FD&C Lakes. Kedua jenis pewarna ini merupakan pewarna yang sangat sering
digunakan.
Golongan
pewarna FD&C
AZO yang terdiri dari FD&C no 5 berwarna kuning, FD&C no 40 berwarna merah dan citrus no 2 berwarna oranye.
Triphemilmetana terdiri dari FD&C no 2 berwarna biru
FD&C minimal mengandung 85% pewarna murni, dan secara umum mengandung 90-93% pewarna murni. Pewarna FD&C dapat ditemukan dalam bentuk serbuk, larutan dan pasta.
FD&C Lakes
merupakan garam alumina, pewarna ini hanya terlarut dalam air. Jika dibutuhkan
untuk bahan makanan yang larut dalam minyak maka digunakan derivat garam
alumina dan kalsiumnya. Garam-garam tersebut yang dinamakan “Lakes”. FD&C
Lakes memberikan stabilitas warna lebih baik, tahan terhadap panas dan bahan
kimia lainya. Pewarna sintetik ini harganya lebih mahal dibandingkan pewarna
sintetik lainnya.

Posting Komentar