DEMAM TYPHOID DILARANG MAKAN SAYUR DAN BUAH?

Pernahkah anda mendengar atau mengalami seseorang yang didiagnosa oleh dokter terkena penyakit tyfus dan atau demam typhoid dilarang memakan sayur dan buah? Jika pernah sebaiknya anda mengabaikan larangan tersebut.
Sebenarnya, tyfus dan demam typhoid merupakan 2 penyakit yang berbeda namun sering disamakan oleh orang pada umumnya. Tyfus merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri bernama Ricketsia sedangkan demam typhoid disebabkan oleh bakteri yang bernama Salmonella Typhi atau Salmonella Paratyphi. Namun demam typhoid yang disebabkan oleh salmonella typhi lebih sering terjadi. Kedua penyakit ini memiliki gejala yang hampir sama sehingga sulit untuk dibedakan. Gejalanya antara lain demam tinggi selama beberapa hari, sakit kepala, lemah, dan kehilangan nafsu makan. Gejala akan timbul mulai dari 1 sampai 3 hari setelah terinfeksi. Jika pengobatan tidak dilakukan segera maka akan berisiko terhadap kematian.
Seseorang dapat terkena deman typhoid jika mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh bakteri salmonella typhi, oleh sebeb itu sangat perlu untuk memperhatikan kebersihan makanan yang dikonsumsi, selain itu daya tahan tubuh yang lemah juga dapat menjadi penyebab timbulnya penyakit, tidak hanya demam typhoid namun banyak penyakit akan muncul jika daya tahan tubuh seseorang lemah.
Demam dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan baik dalam bentuk keringat maupun muntah sehingga penderita deman typhoidsangat dianjurkan untuk meminum banyak air sebagaipengganti elektrolit yang hilang. Setiap kenaikan suhu badan sebesar 10C dari suhu normal maka ditambahkan 13 persen dari total kalori yang dibutuhkan per hari dengan tetap memperhatikan diet makanan lunak serta berdasarkan pedoman gizi seimbang. Diberikan makanan lunak mengingat saluran pencernaan penderita demam typhoid sangat lemah karena pencernaan merupakan salah satu sistem yang diserang oleh bakteri penyebab demam typhoid. Berikut beberapa hal yan perlu diperhatikan oleh seseorang yang terkena penyakit demam typhoid;
Penderita penyakit demam typhoid tidak dilarang untuk mengonsumsi buah dan sayuran dengan syarat buah dan sayuran tersebut harus dicuci hingga benar-benar bersih. Sayur sebaiknya tidak dimakan dalam keadaan mentah sedangkan buah sebaiknya dikupas dan alangkah lebih baik jika dikonsumsi dalam bentuk jus, jika tidak ingin mengonsumsi dalam bentuk jus maka sebaiknya mengonsumsi buah yang teksturnya agak lembek dan tidak keras. Kandungan vitamin dalam buah dan sayur sangat baik untuk membantu memperbaiki sistem daya tahan tubuh yang lemah. Jadi sayur dan buah justru berperan penting dalam proses penyembuhan.
Makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh penderita demam typhoid sebaiknya tidak dalam keadaan dingin agar tubuh tidak meningkatkan suhu inti sebagai kompensasi dingin
Tetap memperhatikan pedoman gizi seimbang, yaitu makanan yang dikonsumsi mencakup makanan pokok, sayuran, buah-buahan, lauk hewani dan lauk nabati serta membatasi konsumsi makanan tinggi minyak, garam dan gula.
Menjaga kebersihan diri serta makanan yang dikonsumsi. Cuci tangan setelah keluar dari toilet, serta sebelum dan sesudah menyentuh makanan.
Hindari konsumsi makanan yang dijual di warung pinggir jalan.
Hindari konsumsi makanan mentah atau setengah matang.
Penyakit demam typhoid sudah sangat banyak diderita oleh orang di Indonesia, karena menurut UN-CDC, Indonesia termasuk dalam salah satu negara yang berisiko terhadap demam typhoid. Oleh sebab itu sebaiknya melakukan pencegahan dengan hidup bersih dan sehat serta lebih cermat dalam memperoleh informasi yang anda terima.

SUMBER:
Departemen of Health and Human Services Centre for Disease Control and Prevention). 2005. Typhoid Fever. [Available http://www.cdc.gov/ncidod/dbmd/diseaseinfo/files/typhoid_fever_FAQ.pdf]
Australia-CDC (Centre for Disease Control). 2012. Typhoid and Paratyphoid fever. [Available in: http://www.health.nt.gov.au/library/scripts/objectifyMedia.]

WHO. 2011. Guidelines for the Management of Typhoid Fever.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama