Puisi-puisi YogisMemeth

DALAM SEBUAH PERJALANAN

penantian ini telah sampai pada titik itu,
titik dimana kesepakatan belum menjadi keputusan

telah habis bulan menunaikan diri
telah habis hari menuntun diri
tapi

demikian, kesepakatan dalam sebuah perjalanan belum menemukan kesimpulan
akan rindu yang kau janjikan

YANG KU CINTAI

perempuan yang ku cintai telah mati

rambutnya yang memudar semakin terlihat
ada bayang hitam di atas ubunnya
barangkali malaikat sedang bersepakat, pada hari apa ia pulang menuju rumah keabadian


PEREMPUAN ITU

airmatanya telah coklat
rabutnya yang hitam menjadi kelabu
wajahnya sedikit masam
dan perempuan itu telah mati
pada sebuah janji yang dipungkiri

perempuan itu telah mengasingkan diri menuju tempat paling sunyi
ia memilih bercinta dengan iblis

dalam hatinya yang riuh, dia berharap bertemu purnama. sedangkan dia lupa jika itu masih sabit


TUHAN

Tuhan, yang maha rahman
telahku buat sebuah lingkaran keyakinan, meski dari luar. angin begitu kencang

Tuhan, yang maha rahman di dalam lingkaran telah ku pagari keyakinan, menunggu dan do'a adalah bunga setaman. agar nyaman dalam lingkaran

demikianlah, Tuhanku
ajari aku menebalkan dinding lingkaran itu
meski mati lebih cepat memburu di banding peluru, sebelum cintaku menemukan pelabuhan itu

pelabuhan yang ku bangun sejak empat tahun yang lalu

DI DALAM KAMAR

aku hampir tak bisa membedakan
jarak antara tulangku dengan tulangmu

di dalam kamar, kita sering berbagi bibir
dan meninggalkan separuh luka, dekat jendela


mungkin saya telah gagal membedakannya, sebab warna udara tak pernah bisa disangka









dari lombok timur. aktif dalam membina sanggar-sanggar seni di lombok timur,

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama