(ilustrasi)
Jika seorang mengalami jatuh cinta, biasanya yang terlihat selama berhubgunan pada tahap awal adalah hal-hal baik dan menyenangkan. meskipun ada kalanya akan menemukan titik dimana perselisihan dan perkelahian akan terjadi antara kedua pasangan tersebut.Dalam situasi tersebut, dua orang yang salung mencintai akan diuji kesabaran dan kedewasaannya dalam menghadapi masalah yang dihadapinya.
Sering sekali, orang ke tiga menjadi orang yang akan mampu memyelesaikan masalah. Akan tetapi, tidak sedikit jiga apabila pihak ke tiga tersebut justru mengacaukan situasi baik secara sadar ataupun tidak sadar.
Ada beberapa hal paling penting yang bisa dilakukan seorang dalam situasi "krisis" dengan pasangannya yaitu:
1. fokus terhadap kebaikannya
2. sibukkan fikiran dengan hal-hal mendatang
3. percayalah, usaha setan memberikan fikiran dengan nalar yang bisa diterima
Fokos: Jika seorang yang sedang menghadapi masalah terhadap apapun kemudian ia terus berfikir tentang hal-hal buruk, maka yang terjadi adalah tindakan berdasarkan "nafsu" dan membuat pelakunya menyesal belakang hari
Sibukkan fikiran: rencakakan sesuatu, meski sesuatu itu tidak penting. rancang detailnya. bila perlu buatlah 1000 planing dengan tahap proses yang sangat rumit sehingga otak akan teralihkan dari masalah awal yang sedang dihadapi
pada poit ketiga ini selanjutnya menjadi sangat penting ketika tahapan fikiran fokus telah gagal. bila hal tersebut terjadi, maka berdo'alah kepada Allah.
"bahwa sesungguhnya, tidak ada seorang manusia yang mampu melihat suami/istri melihat kesempurnaan dalam diri lawan jenisnya. kecuali ia mensyukuri apa yang ia temukan. keaslian seseorang dan sifatnya, dapat terlihat setelah menikah. yang perlu dilakukan adalah bersabar jika kekurangannya begitu banyak setelah menikah dan bersyukur atas kelebihannya"
"jangan pernah hubungkan peristiwa alam dengan nasib orang yang dikuburkan, sebab semua rahasia itu adalah milik Allah, yg perlu dilakukan hanya berdo'a agar itu menjadi sebuah kebaikan"
Jika ada seorang yang sedang meninggal dunia dan tiba-tiba angin ribut dan badai terjadi, jangan pernah beranggapan bahwa yang meninggal tersebut adalah orang yang durhaka, sebab tentang keimanan seseorang tersebut hanya Allah yang maha mengetahui. tentang terjadinya bencana tersebut, itupun kehendak dari Allah, jadi jangan pernah beranggapan bahwa yang meninggal tersebut adalah orang "sesat"

Posting Komentar