(ilustrasi google)
Arus perkembanangan sosial media begitu deras, sehingga hampir semua kalangan dapat mengaksesnya, entah dari usia anak-anak hingga dewasa.
Tidak sedikit orang yang kemudian menjadikan sosial media sebagai alat berkomunikasi antara seorang teman dengan teman, seorang keluarga dengan keluarga bahkan seorang suami dengan istri.
Kemudahan komunikasi yang disediakan dalan sosial media secara tidak sadar menjadikan sebagian orang "kecanduan" menggukan sosial media tersebut hampir dalam seluruh aktifitasnya.
Hampir sebagian besar orang gagal faham dalam menggunakan sosial media, mereka menjadikan sosial media sebagai alat provokasi, alat menjatuhkan orang atau lembaga bahkan yang lebih miris. sosial media digunkan sebagai alat "curhat", dan tidak sedikit orang menulis penderitaannya (mengeluh)
Sebagai manusia, harusnya menyadari dengan melakukan curhat, mengeluh dan menghujat dalam sosial media membuat orang yang membacanya memahami rahasia kehidupan kita. Dan hal tersebut merupakan tindakan yang tidak pantas untuk diketahui oleh siapapun, terlebih dalam sosial media. belum tentu semua yang ada dalam daftar teman adalah teman yang "sebenar"nya tema.

Posting Komentar