narasinusantara-Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Lombok Timur tahun 2022 menyasar 12 sekolah SD dan SMP dengan bidang seni yang terdiri dari seni tari, seni lukis/rupa, seni musik, seni sastra seni photografi dan seni media perfilman.
Satu diantara sekolah-sekolah tersebut adalah SMP Negeri 3 Pringgabaya dengan seni media perfilman.
Kegiatan yang dimulai sejak 16 feb hingga 11 okt 2022 tersebut berupa pelatihan pembuatan film dari pihak seniman yang ditunjuk pemerintah daerah setempat
Kepala sekolah SMPN 3 Pringgabaya, Abdul Kahar Muzakir menerangkan bahwa rangkain kegiatan tersebut meliputi bimbingan dan pelatihan di dalam memproduksi film yang meliputi, Tahap Development (Pengembangan), Tahap Pra produksi, kemudian Tahap Produksi, Tahap Pasca Produksi, dan Tahap distribusi
"Sebelum menyelesaikan tugas akhir, peserta dibimbing dan dilatih untuk melewati tahapan-tahapan tersebut".
Dalam menyelesaikan tugas akhir, tahapan produksi dilaksanakan mulai tanggal 8 - 11 Oktober 2022 mengambil lokasi take di 2 tempat yaitu di wilayah Rumah Adat Bukit Limbungan Kec. Suela dan di sekolah SMP Negeri 3 Pringgabaya".
"untuk Acara puncak, sekolah kami akan mengadakan acara berupa pentas akhir akan dilaksanakan 20 Oktober 2022 mulai pukul 20.00 wita di SMP Negeri 3 Pringgabaya"
"Acara pentas akhir Insya Allah akan dihadiri oleh Tim dari Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur" imbuhnya saat di konfirmasi di sekolah dan pesan pribadinya
"GSMS merupakan Program yang luar biasa dan perlu dikembangkan terus, karena disamping mengenalkan dan menanamkan seni dan budaya di sekolah, juga dalam prosesnya merupakan sebuah pembelajaran yang sangat kontekstual dan sangat lengkap dalam penanaman karakter atau Semua Dimensi Profil Pelajar Pancasila". tegas kahar
"Melihat bahwa dalam prosesnya kegiatan GSMS ini merupakan pembelajaran yang sangat kontekstual terutama dalam menanamkan keterampilan dan penanaman karakter pada siswa, saya berharap semoga kedepannya program GSMS tetap terus berjalan, begitu juga di sekolah kegiatan perfilman yang sudah didapatkan ilmunya bisa tetap dikembangkan dan tidak berhenti setelah program GSMS selesai Entah itu dalam bentuk kegiatan Ekstrakurikuler bahkan dalam bentuk Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)" tutup kahar
Posting Komentar