buletinkapass.com-PSBK melakukan pengembangan kapasitas seniman muda sebagai perintis
seni masa depan dengan melahirkan Program Seniman Pasca-terampil (SPt).
Program SPt dirancang untuk menjadi ruang belajar dan praktik, yang mempertemukan dan mengembangkan berbagai keterampilan strategi hidup (disiplin, kreativitas, jejaring, sensitivitas,
atas kondisi sosial dan budaya sebagai sumber inspirasi, pengelolaan dasar, dan proyeksi keberlanjutan karir), melalui berbagai pelatihan dan aktivitas mencipta, lalu mempresentasikan
karya seni di PSBK. Oleh karena itu, sejak tahun 2014 Program SPt konsisten dalam memperkuat pengembangan profesional seniman muda. Spirit Bagong Kussudiardja; kemandirian,
kolaborasi lintas disiplin, dan menciptakan praktik seni yang benar-benar hidup, serta terkait
dengan masyarakatnya untuk bersama-sama saling menginspirasi nilai keindahan hidup
manusia yang berdaya, merupakan pegangan pelaksanaan Program SPt. Mulai bulan
Februari s/d Desember 2018, ketahanan dan kreativitas seniman-seniman yang mengikuti
program ini akan diuji untuk mendapatkan kesempatan mengakses dan terlibat aktif dalam
berbagai ruang belajar dan berkarya yang saling mendukung antara satu dengan yang lain.
WAKTU PENDAFTARAN:
18 Desember 2017 – 11 Januari 2018
KRITERIA DAN SYARAT PENDAFTARAN:
Warga Negara Indonesia. Usia 23-32 tahun
Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan sehat.
Menguasai salah satu atau lebih disiplin seni; Pertunjukan, Rupa, dan Multi Media.
Memiliki latar belakang seni sebagai pelaku dan/atau pencipta minimal lima tahun.
Bebas narkoba, dibuktikan dengan surat keterangan bebas narkoba.
Memiliki komitmen untuk membuka diri pada tantangan, pengetahuan, dan ruang jelajah baru dalam proses belajar dan berkarya di PSBK.
Sanggup menjadi rekan kolaborasi yang siap untuk bekerjasama dan menciptakan suasana yang bersahabat dan profesional.
Sanggup mengikuti dan memenuhi seluruh kewajiban Program Seniman Pasca-terampil (Februari– Desember 2018).
Bersedia tinggal di Yogyakarta dengan biaya sendiri selama mengikuti Program, bagi peserta yang berasal dari luar Yogyakarta.
Program SPt dirancang untuk menjadi ruang belajar dan praktik, yang mempertemukan dan mengembangkan berbagai keterampilan strategi hidup (disiplin, kreativitas, jejaring, sensitivitas,
atas kondisi sosial dan budaya sebagai sumber inspirasi, pengelolaan dasar, dan proyeksi keberlanjutan karir), melalui berbagai pelatihan dan aktivitas mencipta, lalu mempresentasikan
karya seni di PSBK. Oleh karena itu, sejak tahun 2014 Program SPt konsisten dalam memperkuat pengembangan profesional seniman muda. Spirit Bagong Kussudiardja; kemandirian,
kolaborasi lintas disiplin, dan menciptakan praktik seni yang benar-benar hidup, serta terkait
dengan masyarakatnya untuk bersama-sama saling menginspirasi nilai keindahan hidup
manusia yang berdaya, merupakan pegangan pelaksanaan Program SPt. Mulai bulan
Februari s/d Desember 2018, ketahanan dan kreativitas seniman-seniman yang mengikuti
program ini akan diuji untuk mendapatkan kesempatan mengakses dan terlibat aktif dalam
berbagai ruang belajar dan berkarya yang saling mendukung antara satu dengan yang lain.
WAKTU PENDAFTARAN:
18 Desember 2017 – 11 Januari 2018
KRITERIA DAN SYARAT PENDAFTARAN:
Warga Negara Indonesia. Usia 23-32 tahun
Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan sehat.
Menguasai salah satu atau lebih disiplin seni; Pertunjukan, Rupa, dan Multi Media.
Memiliki latar belakang seni sebagai pelaku dan/atau pencipta minimal lima tahun.
Bebas narkoba, dibuktikan dengan surat keterangan bebas narkoba.
Memiliki komitmen untuk membuka diri pada tantangan, pengetahuan, dan ruang jelajah baru dalam proses belajar dan berkarya di PSBK.
Sanggup menjadi rekan kolaborasi yang siap untuk bekerjasama dan menciptakan suasana yang bersahabat dan profesional.
Sanggup mengikuti dan memenuhi seluruh kewajiban Program Seniman Pasca-terampil (Februari– Desember 2018).
Bersedia tinggal di Yogyakarta dengan biaya sendiri selama mengikuti Program, bagi peserta yang berasal dari luar Yogyakarta.

Posting Komentar