Ini Yang Terjadi Saat Anak Lepas Dari Pengawasan

sinarlima.com-Seorang anak tiba-tiba datang menangis dengan kencangnya, sambil memegang tangan lelaki di depan pintu gerbang menuju sebuah sekolah swasta. Pancor. 25/11/17

Suasana lorong kecil itu sangat padat dengan kedatangan jamaah yang ingin menyaksikan wisuda keluarga mereka. Kepadatanpun tidak terhindarkan dan semakin parah setelah acara wisuda selesai namun pintu gerbang hanya terbuka sebagian, cukup untuk dua orang berpapasan. Angka yang tidak sebanding dengan antusias ribuan warga yang ingin menyaksikan keluarga mereka.

Saya berdiri sambil berusaha menenangkan anak itu dan bertanya ke
bripka Nurul Fatoni, selaku pihak kepolisian yang menggendong anak itu.
Saya bertanya beberapa kali, dan sambil
Nurul Fatoni mendengarkan dengan seksama ia menjawab "anak ini diduga dari Peringga jurang, karena tidak jelas menyebut nama, alamat dan nama ibunya. karena saat ditanya, anak tersebut menjawab sambil menangis kencang dan kebingungan. Syukur ada tetangganya yang mengenal anak itu" (Nurul F)

"berdasar laporan yang masuk, sudah dua anak yang hilang, 3 dompet ditemukan dan 3 HP yang hilang".

Pisah. Sementara itu, Bhabinkamtibmas kelurahan Pancor Aiptu Zainuddin, Salah satu keamanan yang berjaga di bawah terik matahari menyampaikan "perlu ada Evaluasi ke pihak yayasan agar gerbang tengah selesai acara dibuka lebar. Jangan cuma semeter yang dibuka, sedangkan volume massa di dalam ribuan mau keluar dan yang diluar mau masuk. Jadi kesempatan pelaku copet beraksi saat dorong-dorongan"

semoga pada wisuda selanjutnya warga lebih hati-hati demi keamanannya



||ys.m

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama