Breaking News

Kabarnya, 8 Penyakit ini Tidak Ditanggung Penuh BPJS


Sejak kali pertama, tahun 2014 hingga sekarang, keuangan BPJS Kesehatan selalu defisit dan 2016 mencapai Rp9,7 triliun, membengkak dari 2015 sebesar Rp 6 triliun.Mereka terus berupaya mengatasi permasalahan defisit keuangan ini. Wacana terbaru dengan akan melibatkan peserta dalam mendanai perawatan delapan jenis penyakit, penyakit tersebut pastinya penyakit dengan biaya pengobatan yang cukup mahal. Delapan penyakit tersebut yakni jantung, kanker, gagal ginjal, stroke, thalasemia, sirosis hati, leukimia, dan hemofilia. Fahmi Idris, Dirut BPJS Kesehatan mengatakan "pembiayaan perawatan penyakit tersebut selama ini cukup menguras kantong BPJS Kesehatan. Maklum saja, biaya yang harus dirogoh dari kantong BPJS Kesehatan untuk membiayai perawatan penyakit tersebut besar". "Untuk jantung, sepanjang 2016 kemarin, total belanja BPJS Kesehatan yang harus dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk membiaya perawatan penyakit tersebut mencapai Rp7,485 triliun. Untuk kanker, gagal ginjal, stroke, thalasemia, sirosis hepatitis, leukimia, hemofilia masing-masingnya mencapai; Rp2,35 triliun, Rp2,592 triliun, Rp1,288 triliun, Rp485,193 miliar, Rp232, 958 miliar, Rp183,295 miliar dan Rp119,64 miliar". Jika ditotal, biaya perawatan yang harus dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk perawatan penyakit tersebut mencapai Rp14,692 triliun atau 21,84% dari total seluruh biaya pelayanan kesehatan yang dikeluarkan BPJS Kesehatan pada 2016 kemarin. "Cost sharing ini harus kami sampaikan supaya masyarakat tidak kaget," Fahmi mengatakan, masih belum tahu berapa porsi pendanaan perawatan yang akan dibebankan kepada peserta BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan sampai saat ini masih menghitung rincian beban yang akan dikenakan. Fahmi hanya memastikan, pembagian beban tersebut tidak akan diberikan kepada semua peserta. Pembagian beban hanya akan dilakukan dengan peserta dari golongan masyarakat mampu.
1 2

Tidak ada komentar